"Oyy.. ! Lo manusia apa bukan ?" Teriak seseorang yang tidak jauh dari belakangnya.
Dengan cepat, Naiara menghapus air matanya.
Seseorang itu pun mendekati Naiara. Ia tidak terlihat seperti dalam kondisi sadar sepenuhnya.
"Ooh, ternyata lo manusia."...
Seorang gadis terlihat sudah berpakaian rapi sedang duduk didepan cermin sambil merapikan apakah ada yang kurang atau terlalu berlebihan dari riasannya saat ini.
Huh !
Sepertinya akan ada seseorang yang hendak mengajaknya pergi hingga membuatnya nervous seperti itu.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Atifa Clairine.
Si gadis periang sahabatnya Naiara. Ia tidak pernah marah ataupun benci sedikitpun kepada Naiara, meski orang-orang Ganendra sudah menghancurkan keluarganya. Karena yang bersalah bukanlah Naiara, melainkan orang-orang jahat itu.
Atifa menuruni beberap anak tangga satu persatu. Dengan tas selempang kecil yang selalu dibawanya jika berpergian.
Tidak pernah ia merasakan setenang ini ketika hendak berpergian. Tidak seperti sebelumnya yang selalu sembunyi-sembunyi dan mesti menahan keinginannya untuk pergi kemanapun itu.
"Duuh.. Cantiknya anak mama. Anak mama mau kemana sih ini ?"
"Mau jenguk temannya Azka, ma. Semalam Azka ngabarin kalo Kevin masuk rumah sakit."
"Kevin masuk rumah sakit ? Sakit apa ?" Sedikit khawatir.
"Ceritanya panjang, ma. Nanti aja ya aku ceritainnya. Azka udah nungguin didepan."
"Ya udah, kamu hati-hati ya. Salam buat Azka."
"Iya ma." Segera Atifa keluar menuju pintu depan.
Atifa dan mamanya tinggal di rumah lamanya orangtua Azka. Rumah itu sengaja tidak dijual karena mamanya Azka masih sangat menyayangi rumah itu. Hanya sesekali saja mereka menempati rumah lamanya itu agar tidak terlalu kosong ketika ditinggalkan. Biasanya juga Azka yang sering tidur di rumah itu kalau malas untuk pulang ke rumahnya.
Meskipun awalnya mereka berdua menolak untuk tinggal disana, tapi yang dilakukan orangtuanya Azka adalah untuk kebaikan mereka. Agar mereka juga aman dan selalu dalam perlindungan keluarganya Azka.
Sebenarnya orangtuanya Azka bukanlah orang sembarangan. Mereka juga seorang pebisnis besar yang memiliki penjagaan yang begitu ketat. Sehingga tak ada siapapun yang berani untuk menggangu keluarga itu. Termasuk orang-orang dari Ganendra group.
***
Sebuah infus masih terpasang dilengan sebelah kanannya. Kevin yang baru terbangun dari tidurnya sempat kaget melihat seorang gadis sedang tertidur pulas disampingnya. Sepertinya gadis itu kelelahan lepas menjaganya. Sehingga ia tidak berani untuk membangunkannya.
Ia mencari keberadaan ponselnya di sekitar. Dilihatnya, terletak di atas meja.
Dengan perlahan, Kevin mencoba untuk meraihnya dan jangan sampai membangunkan gadis itu.
Nyatanya, baru saja Kevin bergerak sedikit, Alicia sudah terbangun dari tidurnya.
"Kevin.. Ma-maaf gue ketiduran." Salah tingkah, karena ketahuan tidur disamping pria itu.