Freefalling 2

2 1 0
                                        

Hesa mengikuti langkah kaki Wish yang membawanya menapaki satu persatu anak tangga menuju rooftop.

Kriettt.

Saat pintu rooftop terbuka, Hesa seketika terkejut melihat area yang sangat kotor dan berantakan.

"Kalian gak pernah pake rooftop lagi?" tanya nya.

"Gak ada yang mau, karna ada dua orang mati disini." ucap Wish.

"Dua orang?" ucap Hesa.

"Sebelum Sakala, ada satu orang lagi yang jatoh disini, dibunuh sama pacarnya setelah ketauan selingkuh," ucap Wish.

Hesa memperhatikan area tersebut dengan prihatin. Banyak barang rusak disana yang digeletakan secara sembarangan, jadi tampak seperti gudang tak terpakai namun diruangan terbuka.

"Gue dateng kesini pengen denger kronologi saat itu, loe beneran liat Kala jatoh darisini?" ucap Hesa.

Wish menghela nafas sejenak mengingat kembali kenangan pahit yang ada di kepalanya.

"Setelah jam istirhat rencananya gue mau bolos ke rooftop, waktu di tangga gue denger suara perempuan yang teriak dan gue mikirnya itu guru neriakin murid nakal, jadinya gue gak peduli dan lanjut pergi. Tapi waktu gue sampai, suara perempuan itu makin jelas neriakin seseorang supaya gak lompat.

Gue baru sadar ada cowok yang berdiri di ujung rooftop. Gue langsung lari ke arah cowok itu buat narik dia tapi gue terlambat. Gue reflek liat ke bawah, ternyata disana ada satu ibu2 yang gemeteran sambil nangis ngeliat badan anak cowok tadi, kemungkinan ibu itu yang teriak sebelumnya." jelas Wish.

Air mata Hesa seketika jatuh mendengar penjelasan tersebut.

"Saksi mata lain di cerita loe sebenernya mendiang ibu gue, beberapa hari sebelum meninggal dia ceritain ini juga ke gue," ucap Hesa.

"Gue turut berduka," ucap Wish.

Hesa melirik ujung rooftop sembari mengusap air matanya.

"Ada kejadian aneh kan sebelum Sakala mutusin lompat darisini?" ucap Hesa.

"Gue kurang tau, tapi anak kelas nya pernah ngegosip kalo anak itu jadi lebih pendiem semenjak semua temen genk nya meninggal," ucap Wish.

Hesa mengangguk paham, sepertinya kematian Sakala memang pilihan nya sendiri karna ingin menyusul temanya, meskipun tetap saja jatuhnya ia dibunuh secara tak langsung.

"Btw, loe udah baikan sama Kyungmin?" ucap Wish.

"Ya, dia udah jelasin semua," ucap Hesa.

"Gue buka ngerasa gak mau ataupun gak nyaman nemenin loe disini, cuma gak enak aja kalo seandainya Kyungmin tau, dia pasti mikir kan kenapa gak dia aja yang loe ajak," ucap Wish.

"Kita baikan bukan berarti gue bisa sepenuhnya percaya lagi sama dia," ucap Hesa.

"Ha?" Wish bingung.

"G-Gak, maksud gue, ada sesuatu antara gue sama dia yang gak bisa gue jelasin sama loe. Intinya gue lagi agak khawatir aja sama dia," ucap Hesa.

UndercoverCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang