Berikan apresiasi dengan meninggalkan jejak pada cerita ini, ok?
•°•°•°•
"Arland...Gue..."Aravika menghentikan ucapannya sejenak kemudian menutup matanya, memikirkan segala konsekuensi bila dia menerima Arland dan bila dia menolak Arland.
" Lo tinggal jawab ya, atau enggak. Kalo lo malu mau nolak gue, lo bisa nolak gue dengan cara lari dari sini ninggalin gue."Arland meneguk salivanya. Dia sendiri sakit ketika mengucapkan itu, tetapi dia harus bisa meneguhkan hatinya menerima segala jawaban yang akan diberikan Aravika.
" Gue...gak bisa."lirih Aravika pelan.
Lutut Arland mulai melemas mendengar jawaban lirih Vika. Arland menunduk, berusaha membesarkan hatinya menerima jawaban Aravika, lalu mendongakkan kepalanya lagi untuk tersenyum. Senyum lirih yang dia punya saat ini, yang bisa dia tampilkan.
"Gue ngerti-"
"Sorry gue gak bisa..."
"Lo gak usah perjelas lagi, gue ngerti kalo lo gak su-"
"Sorry Land, gue gak bisa kehilangan lo."
Arland menatap wajah Aravika dengan pandangan tidak percaya atas apa yang didengar barusan.
"Lo.. lo serius?! Ini cuman bercanda doang kan?!"pekik Arland tidak percaya.
Aravika menggeleng.
"Gue serius. Gue gak bisa kehilangan lo,"ucap Aravika yang langsung membuat Arland mendekap Aravika erat.
"Yeay... GUE DITERIMA! GUE JADI PACAR ARAVIKA SEKARANG!"pekik Arland senang sambil tetap memeluk Aravika dengan erat.
"Selamat ya Land."ucap beberapa siswa yang ikut andil dari rencana Arland.
" Yah, pangeran gue udah ada pendampingnya."
"My cool boy sekarang udah ada pacar."
"Prince charming kita udah gak single lagi guys."keluh seorang siswa.
"Mantan gue tuh."
"Ishh.. itu tuh pacar gue."
"Cewenya jelek kok."
"Iya, kok Arland mau ya sama Vika. Apa jangan-jangan Arland dipelet sama Vika?"
Berbagai komentar keluar dari mulut fans ataupun haters Arland yang membuat kuping Aravika memanas.
"Land, lepas sekarang deh, kita di gosipin anak-anak,"bisik Aravika pelan.
"Biarin aja mereka mau bilang apa."
Pelukan Arland semakin mengerat, saat ini dia terlalu bahagia. Sampai-sampai
"Tapi gue gak tahan sama mereka yang ngejudge gue karna pacaran sama lo! Kuping gue panas Land,"keluh Vika.
Arland melepaskan pelukanya lalu menatap sekelilingnya-tepatnya pada orang yang bergossip tadi.
"KALIAN SEMUA DENGERIN GUE!"perintah Arland dengan teriakan yang cukup kuat membuat semua peehatian mereka teralihkan kepada Arland yang menatap mereka tajam.
"JANGAN PERNAH NGEJUDGE ARAVIKA, DAN JANGAN PERNAH IKUT CAMPUR DALAM HUBUNGAN GUE SAMA DIA! Kita yang ngejalanin dan gue tekankan sekali lagi, GUE, ARLAND KEYVAN XANDER JATUH CINTA TULUS SAMA ARAVIKA KEANA STEVEN BUKAN KARENA HAL LAIN ATAU YANG LO SEBUT TADI. NGERTI?!"tekan Arland dengan wajah merah padam.
Sedangkan murid lain mengangguk dengan wajah ketakutannya. Karena biasanya Arland tidak akan mengurusi omongan mereka dan selalu tutup kuping dengan komentar-komentar pedas para fans maupun hatersnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
My Possessive Badboy
Teen FictionHighest ranking: #34 in teenfiction (17-02-17) #26 in teenfiction (19-02-17) Potongan-potongan memori itu kembali, membawa luka lama yang kembali berdarah. Menyisakan kesakitan bila diingat kembali. Dan disaat semua sudah mulai berubah, disaat 'nyam...
