Bel tanda pulang sekolahpun berbunyi. Ali dan prilly segera mengemasi buku" mereka yg tergeletak diatas meja.
Ali langsung menggandeng tangan prilly menuju gerbang sekolah utk segera pulang. Bukan karna ali ingin menuruti keinginan sang mama utk segera cek up. Tapi melihat wajah prilly yg sudah lelah tak tega rasanya jika dia harus mnunggu lebih lama.
Namun ketika mereka sedang berjlan tiba" .. ada rafa yg menyapa mereka .
"Hai li. Hai pril. Emmm... gue ngga maksa lo buat ikut latihan kok hri ini. Tpi gue butuh bntuan lo. Buat sekedar ngasih arahan buat kita li." Pinta rafa sedikit memohon. Nmun ali terdiam. Ali malah menatap prilly. Klo dia tetap disini lalu bagaimana dengan prilly. Siapa yg akan mngantarnya pulang.
Alipun menghela napas panjang. Mencari cara agar prilly tetap bisa pulang walaupun ngga dianterin olehnya. Lalu tiba" sang penolongpun datang. Yg mmbuat ali langsung tersenyum lega.
"Lo knapa li? Knapa senyum" gitu ke gue." Ucap ka ricu heran.
" ka gue boleh minta tolong kan." Tanya ali.
"Minta tolong apaan?"
"Mmmm... tlong anterun prilly pulang yaa ka. Ka ricu mau kan." Jawab ali sambil memhon. Berharap klo ka ricu bersdia mengantar prilly pulang.
"Emang lo knapa? Sampe gabisa nganterin dia pulang?" Tanya ka ricu. Prilly yg masih dlm gandengan ali hanya bisa diam.
"Mmm.. gue mau ngeliat mereka latihan ka."
"Yakinn cma ngeliat. Jujur gue tkut bgt ngeliat lo pingsan kmaren li. Dan gue gamau ngeliat kejadian itu ke ulang lagi. Yaudah gue anterin prilly pulang dlu. Lo hati" yaa . Jgn sampe keulang lagi awas lo." Jawab ricu menyrtujui permintaan ali utk mengantar prilly pulang. Ali berbalik menatap prilly.
"Maaf yaa gabisa nganterin kmu pulang. Tpi nanti aku pasti nganterin kmu nyari buku itu. Okeyy.. hati" yaa chubby." Ucap ali sambil perlahan melepas genggaman tangannya pada tangan prilly.
Prilly hanya diam sambil sesekali tersenyum. Sebenarnya ia bisa pulang sendiri tanpa merepotkan org lain. Tpi ali selalu takut klo terjadi apa" sama dia.
"Yaudah aku pulang dlu yaa ndut." Jawab prilly sambil mengelus pipi ali yg mulai chubby. Ali hanya membalasnya dgn senyuman dan lambaian tangan.
...........................
Proses latihan basket dimulai. Para pemain mulai melakukan pemanasan. Latihan basket dipimpin oleh pak edi. Pak edi mulai mengarahkan para pemainnya. Mereka mulai bermain namun ali memutuskan utk tetap duduk dipinggir lapangan. Ia tak mau membuat org" panik karnanya.
Namun bujukan rafa dan teman"nya yg lain membuat ali susah utk menolaknya. Ali berpikir klo main sebentar mungkin ga akan terlalu berpengaruh. Kan sampai detik ini pun jantungnya masih berdetak.
Ali memutuskan utk bermain sebentar. Ia brrdiri dan berjalan menuju lapangan. Rafa dan yg lainnya bersorak gembira melihat ali mengabulkan permintaan mereka utk ikut bermain walaupun hanya sebentar.
Latihannya masih lancar, ali blum merasakan ada yg aneh pada jantungnya. Jdi ia memutuskan utk bermain sebentar lagi. Namun setelah 30 menit ia latihan tiba" ali merasakan mulai ada yg aneh yg ia rasakan.
Sejenak ali terdiam. Mengatur napasnya pelan. Sungguh ali tak mau membuat mereka panik. Ali mulai berjalan ke pinggir lapangan utk duduk berharap keadaannya bisa kembali baik.
KAMU SEDANG MEMBACA
My Guardian Angel
FanfictionAkankah persahabatan itu tetap terjalin layaknya seorang sahabat meski sudah diselimuti rasa cinta. Apakah ali akan menyatakan perasaannya pada prilly ? Lalu apakah prilly akan menerima ali sebagai kekasihnya ? Manakah yg dipilih oleh prilly. T...
