Part 7

785 49 0
                                        

Kami fokus menonton genre film yang romantis sesekali membuat ku tersenyum.

Seorang anak Sma yang mempunyai pacar pertama dan membuat wanita tersebut bahagia namun lama kelamaan terbukti lelaki tersebut malah mencintai wanita lain, dan wanita tersebut pun di putuskan dan pada akhirnya wanita tersebut patah hati namun kemudian bangkit dan yang bahagia ia menemukan lelaki yang jauh lebih baik dari mantan nya tersebut.

Aku dan kak Alvin lantas pulang diperjalanan kini tak sekaku saat berangkat.

Aku dan kak Alvin berbincang.
“Kamu rencana menikah kapan Fy?”

Kak Alvin bertanya tiba-tiba.  “Em kapan ya kak?bingung kak bagaimana ingin menikah calon nya saja tidak ada hehe.”

Aku tertawa garing karena malu.
“Kamu kan cantik Fy. Masa tidak ada yang melirik kamu sih. Kakak tidak percaya jika kamu tak memiliki kekasih.”

Kak Alvin membuat ku semakin malu.

“Em aku memang tidak memiliki kekasih kak, mantan saja cuma satu itu pun ketika aku SMA .”

Aku mulai curhat karena aku merasa nyaman dengan Alvin dia terlihat dewasa walau terkadang suka melucu yang garing-garing gitu deh.

“Waduh kamu masih mending dong punya mantan ,kalo kakak gak punya mantan loh.” Kak Alvin tersenyum padaku.

“Maksud kakak,kakak gak pernah pacaran?” Aku bertanya memastikan.

“Yups,betul sekali” Kak Alvin mengiyakan.

“Aku tidak percaya kalo kakak tidak punya mantan. Secara kakak ini kan tampan, manis pula masa tidak ada wanita yang jatuh hati sama kakak?”

Aku berbicara jujur. “Em Ciee bilang kaka tampan, Ify-Ify. Kakak tidak bilang kalo gak ada cewek yang suka sama kakak. Kakak hanya bilang kakak itu tidak punya mantan Fy. Kalo masalah cewek banyak kali yang naksir sama kakak malah sampe ada yang nembak kakak.”

Kak Alvin berbicara terlihat serius aku percaya dengan nya.  “Lohh kalo banyak yang naksir terus sampe ada yang nembak kenapa kakak gak terima aja kak?” Aku terus melihat ke arah kak Alvin.

“Karena kakak ingin pokus kepada karir dan masalah wanita kakak tidak ingin pacaran kakak ingin ketika kenal ,dekat dan langsung menikah.” Lagi-lagi kak Alvin tersenyum.

“Berarti kakak tidak ingin menikah dulu ya?” Kata ku bertanya lagi.

“Kalo sudah ada calon nya tentu saja kakak ingin, kakak juga sudah bekerja bisa menghidupi keluarga kakak kelak.”

Kak Alvin lagi-lagi tersenyum.
Kami pun bertukaran nomor handphone.

--------------------

Esok hari nya ditempat kerja
Hari senin, aku semangat bekerja kembali dan ingin segera menemui Rio.

Ketika jam makan siang seperti biasa aku pergi ke kantin untuk menemui diri nya.

“Rio.” sapa ku.

“Iya Fy, ohiya Fy uang mu yang sepuluh juta itu hilang dirampok Fy, Padahal aku sangat membutuhkan nya.” Kata Rio wajah nya begitu lusuh.

“Innalillahi. Memang nya uang tersebut untuk apa Yo?.” Aku bertanya serius pada nya.

“Ibu ku akan dioperasi Fy, terkena usus buntu Fy. Aku bingung meminta tolong kepada siapa lagi tidak akan ada yang akan membantu. ini lagi nominal nya sangat besar Fy.”

Rio menangis tersedu-sedu dihadapan ku.

Sejujurnya aku sangat tidak tega melihat nya.
Tante Meli sakit aku sempat mengenalnya ketika berpacaran dengan Rio dulu aku sempat dikenalkan dengan Tante Meli.

Kamulah TakdirKuTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang