Pujaan Hatiku,,
Rindukah padaku..
Semoga kau tahu,,
Ku mencintaimu.....
(Jikustik - Pujaan Hatiku)
- - - - - - - - - -
"Dimas.. Kenapa ?? Tumben ke ruanganku ??"tanya gadis itu heran. Matanya tetap menatap ke monitor komputer di hadapannya.
"Happy B'day kesayangan aku !!" kata Dimas sambil menyerahkan sebuah cupcakes dengan beberapa lilin mini yg telah menyala.
"Ya ampuun.. Aku ultah yaaa.. Nggak inget deh..Tanggal berapa sih ini ?? Bukannya besok ya ??"
"Tapi ini kan udah tengah malem.. Supaya aku jadi orang pertama yg ngucapin selamat.."
"Thank you.."
"Make a wish dulu.. Baru tiup lilin.. "
Gadis itu menurut.
"Makin sukses yaa sayangku.. Makin dewasa, makin cinta sama aku.. Supaya kita cepat nikah.."
"Amiin.."
"Tadi kamu wish apaan sih ??"
"Rahasia.."
"Nggak pengen nikah sama aku ??"
"Kita baru memulai, Dimas.. Just slowly.."
"Aku tau.. Dan kamu harus tau kalau aku serius, sayang.."
Lelaki itu mencium kening gadisnya.
Cukup lama, hingga membuat si gadis membeku.
"Dimas..." bisik gadis itu tertahan.
"I love you, sayangku.."
"Itu 3 kata yg aku tunggu dari dulu banget, Dimas.. Dari kelas 3 SD.. Dan sekarang, jadi kado terindah buat aku.. Terima kasih.." kata gadis itu terisak. Ia memeluk Dimas-nya erat.
"Maaf.. Sudah menyakiti kamu selama ini.. Sudah buat kamu menunggu. Sekarang, aku cuman mau buat kamu bahagia.."
O°•°O
Gadis ayu itu masih memakai celemek. Ia tampak sibuk membantu ibunya menyiapkan makanan di dapur. Dimas tak lepas menatapnya.
"Segitunya ngeliatin sahabat gue, Broo !!" goda Rendy. Dimas terlihat salah tingkah.
"Buru nikahin deh, Dimas.. Ntar keburu ditikung Erga.. Wife materials banget si Nina itu.. Cantik, pinter, bisa masak, baik, cinta banget sama elu.. Mau cari dimana lagi yg kayak gitu.."tambah Grace.
"Kenapa nama gue disebut-sebut ??" tanya Erga.
"Salah denger kali, elu.. Ge-er banget sih.." kata Rendy cengengesan.
"Nih, si Dimas.. Elu tega banget sih, sama gue.. Gue yg pedekate sama si Nina, eeh malah elu yg jadian.."
"Sorry, Broo !!"
"Orang ganteng sih bebas.. Gue ngalah aja deh.. Lagian gue juga tau kalau dari dulu si Nina cintanya cuman sama elu.. Gue udah cukup puas, jadi abang-abangannya aja.. Yg penting Princess gue happy.."
KAMU SEDANG MEMBACA
Yang (Ter)Lewatkan
Literatura KobiecaKetika masa lalu seorang dokter cantik bernama Karenina Sofia Adam kembali hadir, hingga membuat hari-harinya kacau. Selalu tentang pria yang sama. Pria yang pernah menjadi cinta monyetnya di masa putih merah. Konyol memang. Tapi begitulah kenyataan...
