yang dimulmed yasmin yah ;)
Nana sekarang tengah duduk di ayunan di taman belakang rumahnya dengan sekotak susu coklat dingin ditangannya. Dirinya kembali mengingat kejadian tadi siang di sekolah yang menggemparkan seisi sekolah.
Nana hanya berpikir bagaimana kiranya nasibnya besok disekolah? Pasalnya dia bukan berpacaran dengan orang biasa tapi ini Daffa Wiliam Neley. Sang pangeran sekolah, the most wanted boy dengan fans nya yang banyak itu. Bagaimana ia akan hidup tenang setelah ini. Ditambah lagi yasmin yang pindah kesekolah mereka sudah pasti dia akan berada dalam bahaya.
"Lagian kenapa sih daffa harus milih gue buat jadi pacarnya sih?" keluh nana.
"Kenapa bukan fans dia aja yang di jadikan pacar? Kenapa mesti gue?" nana mengayunkan kakinya untuk mengyunkan ayunan yang sedang ia duduki.
"Kamu kenapa sayang?" nana menghentikan ayunannya agar dinda bisa duduk disamping anaknya yang masih setia meneguk susu kotaknya. "Lagi mikir aja bun"
"Mikirin apa sih? Cowok?" ledek dinda. "Apaan sih bunda" nana memanyunkan bibirnya.
"Kalau kamu mau cerita, cerita aja bunda siap dengerin kamu kok" nana menatap bundanya ia bingung harus menceritakannya atau tidak ia bingung.
"Begini bun, jadi nana itu punya teman"
"Teman?"
"Iya teman aku loh ya bun bukan nana. Teman nana itu harus bantuin seorang cowok yang memintanya untuk jadi pacar pura-puranya karna cowok itu mau menghindar dari cewek yang ngejar-ngejar dia bun. Awalnya teman aku nolak karna dia tidak suka dengan cowok itu tapi dia tetap mau untuk bantuin cowok itu" nana meneguk susunya kemudian melanjutkan kalimatnya lagi.
"Tapi yang teman nana bingung itu kenapa cowok itu harus minta tolong sama dia? Kalau dipikir-pikir banyak cewek-cewek lain yang suka sama dia" dinda tersenyum mendengar cerita putrid semata wayangnya itu. Entah kenapa dia merasa jika putrinya itu sedang membicarakan dirinya sendiri.
"Mungkin cowok itu punya alasan tersendiri kenapa dia hanya meminta teman kamu untuk membantunya"
"Alasan?" nana mengangkat satu alisnya tak paham.
"Iya. Mungkin sebenarnya tujuan cowok itu berbeda. Dia bukannya menghindari cewek yang mengejarnya mungkin saja dia melakukan itu sebagai alasan agar semakin dekat dengan teman kamu" nana memiringkan kepalanya kekiri ia sedikit berpikir mengenai maksud dari kalimat bundanya itu.
"Yasudah kamu mandi gih. Udah sore gini" dinda meninggalkan nana.
Nana masih diam dengan otak yang mulai berpikir "Jadi maksud bunda, daffa mau dekat sama gue?" ucap nana.
"Hahaha. Enggak mungkin! Pengen nyiksa gue iya!"
***
Suara dentingan alat dapur terdengar nyaring memenuhi seluruh apartemen mewah milik anak kelas dua SMA ini.
"Ta – Da" ucapnya saat ia sudah selesai dengan olahan spageti yang dibuatnya untuk dirinya sendiri.
Ya memang seperti inilah kehidupan seorang daffa. Sejak ia memutuskan untuk bersekolah di Jakarta ia harus rela berpisah dengan orang tuanya yang tinggal di kota kembang Bandung. Sebenarnya orang tuanya sangat berat melepaskan putra mereka untuk bersekolah di Jakarta, tapi daffa bersikeras untuk tetap pindah untuk alasan yang hanya dirinya dan tuhan saja yang tahu.
Daffa memakan spagetinya dengan hening ia meresapi setiap suapan yang masuk kedalam mulutnya. Setelah selesai makan ia masuk kekamarnya dan mengambil ponselnya dan melihat 10 panggilan tak terjawab dari mama nya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Chocolate Crush
Novela Juvenil"Semudah coklat yang mampu membuatmu tersenyum setiap kali memakannya. Semudah itu juga senyummu mampu membuatku jatuh cinta disetiap harinya." Kisah cinta dua insan dari dua watak yang berbeda. Adena dengan kegilaannya dnegan coklat dan dengan trau...
