Seperti pagi-pagi biasanya daffa akan menjemput nana dirumahnya dan berangkat bareng kesekolah. Hari ini tepat satu bulan mereka telah menjalin hubungan sebagai fake couple.
Sesampainya disekolah nana dan daffa berjalan bersama dikoridor sekolah menuju kelas mereka. Tatapan sinis sepertinya sudah seperti makanan sehari-hari bagi nana. Bahkan beberapa hari belakangan ini ia sering mendapat pesan ancaman yang menyuruhnya menjauhi daffa.
"Tinggal 3 bulan lagi" ucap nana tiba-tiba membuat daffa segera menoleh kearah nana yang berjalan disampingnya.
"Apanya?"
"Kontrak kita." Daffa terdiam ia bahkan tidak sadar jika sudah sebulan hubungannya dengan nana berlangsung. Waktu sangat cepat berlalu membuat daffa merasa kecewa melihat nana yang terlihat senang untuk segera mengakhiri kontrak tersebut.
"Lo seneng banget ya?" tanya daffa
"Iyalah gue seneng banget. Akhirnya gue bisa menjalani kehidupan normal gue!"
"Lo enggak pernah apa sedikit aja mencoba mempertimbangkan perasaan gue na?"
Nana menghentikan langkahnya saat daffa selesai mengucapkan pertanyaannya.
"Hmm?"
"Udahlah lupain aja. Gue duluan kekelas ya" daffa meninggalkan nana yang masih terdiam sambil menatap punggung daffa yang mulai menghilang dari pandangannya.
Nana menghela nafas pelan kemudian berjalan masuk kedalam kelasnya, ia meletakkan ranselnya diatas meja kemudian meletakkan kepalanya disana sambil menatap keluar jendela.
Sejujurnya nana juga tidak tahu kenapa ia merasa ada yang aneh ketika ia tau ia dan daffa akan mengakhiri kontrak itu tidak lama lagi. Apalagi yasmin yang sudah tidak mengganggu daffa lagi. Bukanah itu menjadi alasan yang kuat untuknya untuk tidak memperpanjang kontrak ini?
Entahlah. Nana merasa pusing memikirkan semua ini.
***
"Woy ra! Lo punya pacar gak cerita-cerita ke kita wah parah lo" ucap lalita.
"Iya ra sahabat macam apa lo yang gak cerita ke sahabatnya sendiri kalau lo baru jadian" sambung wilona. Mereka sedang berada dikantin sambil menunggu pesanan mereka datang.
"Hehehe iya maaf. Tingkiwingki,dipsi dan lala. Po tau kok kalau po salah" jawab dira dengan wajah yang menunjukkan ekspresi sedih.
"Najis lo jerawat spongebop!" ucap wilona sambil melepar gumpalan tisu ke wajah sahabatnya itu.
"Jadi sekarang lo mau cerita apa gak ke kita?" tanya nana.
"Dia alex. Dia mahasiswa jurusan arsitek semester 3. Gue kenal sama dia dari instagram udah sekitar 2 minggu yang lalu lah. Terus ternyata kita cocok yaudah kita jadian deh hehehe" jelas dira.
"Secepat itu lo mau diajak pacaran sama dia?" tanya nana.
"Bagus dong berarti kan dia serius sama gue"
"Tapi menurut gue 2 minggu itu terlalu cepat untuk masa pengenalan sih. gue sama juna aja butuh waktu 3 bulan"
"Yaudah lah ya. Yang penting sih anaknya baik terus bisa jagain lo. Apa lagi dia lebih tua kan. Ya gue harap dia bisa bersikap dewasa dan sabar ngadapin sikap gak waras lo itu" sambung lalita yang membuat nana dan wilona tertawa.
"Lo baru jadian dir?" tanya naufal.
Daffa, arjuna dan naufal baru saja ikut bergabung dengan mereka. "Bener dir? Wah PJ dong!" sambung juna yang langsung mengambil posisi duduk disebelah wilona.
KAMU SEDANG MEMBACA
Chocolate Crush
Teen Fiction"Semudah coklat yang mampu membuatmu tersenyum setiap kali memakannya. Semudah itu juga senyummu mampu membuatku jatuh cinta disetiap harinya." Kisah cinta dua insan dari dua watak yang berbeda. Adena dengan kegilaannya dnegan coklat dan dengan trau...
