Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

Chapter 3

10.6K 439 13
                                        

Hay!! masih dengan cerita abal-abalku. Semoga kalian nggak bosan, dan, jangan jadi silent reader ya 😊

***

Bisma menatapku sembari menyeritkan alisnya.
"Ada yang tertinggal?"tanyanya
Aku menggeleng.

"Makasih"ujarku sembari tersenyum

Bisma membalas senyumanku.
"Jangan lewatkan makan siang! Aku akan menjemputmu nanti sore"ujar Bisma

Aku mengangguk kemudian berlari ke kelas. Tak lama kemudian terdengar suara mobil yang melaju cepat meninggalkan area kampus. Aku yakin itu mobil Bisma.

***

Hari demi hari berlalu. Hubunganku dan Bisma semakin membaik. Okay. Aku sudah menerimanya sebagai calon tunanganku. Sepertinya, tak akan sulit bagiku untuk mencintainya.

"Bis.."panggilku
Bisma menoleh ke arahku sekilas.

"Aku mau beli buku buat referensi. Kamu mau nemenin nggak?"tanyaku
Bisma mengangguk sembari tersenyum.
"Okey. Aku akan berhenti di toko buku terdekat"Bisma

Saat ini kami berada di mobil Bisma. Bisma baru saja menjemputku pulang kuliah. Dia selalu datang tepat waktu seolah tak ingin aku menunggu.

Lima menit kemudian Bisma memberhentikan mobilnya di depan sebuah toko buku.

Aku segera turun dari mobil, disusul Bisma. Bisma menggandeng tanganku memasuki toko buku. Awalnya aku sempat tersentak dan menatap bingung ke arah tangan Bisma. Namun detik berikutnya aku berusaha bersikap biasa saja.

Sudah hampir 30 menit aku berkeliling. Di tanganku sudah ada satu buku yang akan ku beli. Namun mataku masih menari kesana kemari mencari buku lain yang ku butuhkan.

"Masih lama?"tanya Bisma
"Entahlah. Mungkin sebentar lagi"balasku
Bisma mengangguk kemudian kembali mengikutiku. Dia nampak sabar. Tak memprotes sedikitpun meski aku tau, dia pasti sangat kelelahan.

"Bis..."panggilku setelah beberapa saat
Bisma menoleh.

"Udah kok. Yuk!"ajakku
Bisma mengangguk kemudian mengajakku ke kasir.

Setelah membayar buku yang ku beli, kami kembali ke mobil Bisma. Hari mulai petang. Namun aku masih dapat melihat jelas wajah pria di sampingku.

"Ada apa?"tanya Bisma membuyarkan lamunanku.
"Enggak.."dustaku segera mengalihkan pandanganku

Apa Bisma tau jika aku baru saja memandanginya? Aduh...malu sekali rasanya.

Bisma terkekeh kecil. Apanya yang lucu??

"Bis jangan suka ketawa-ketawa gitu deh. Kesannya tu ngejek tau nggak?"kesalku
"Iya-iya maaf. Kan aku nggak maksud gitu"ujar Bisma

Tak lama kemudian kami sampai di rumahku.
"Ayo Bis masuk!"ajakku
Bisma mengangguk kemudian turun dari mobilnya dan mengekoriku.

"Eh..sudah pulang. Nak Bisma sekalian makan disini saja ya! Udah malam juga nanti telat makannya"ujar ibu menyambut kami di ruang tamu

Bisma menatapku seolah meminta persetujuan. Aku mengangguk.
"Iya tante"jawab Bisma pada akhirnya.
Kami bertiga berjalan ke arah ruang makan.

Mataku menyipit melihat seseorang yang duduk di samping ayah. Dia......

Aish...aku sangat merindukannya.

"Hay beb!"sapanya dengan senyuman lebar
Aku berlari ke arahnya dan segera mengalungkan tanganku ke lehernya.

Dia berdiri dan memutar tubuhnya agar dapat membalas pelukanku.

MY BELOVED FIANCE (LovelyChick1) (Completed✔)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang