Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

Chapter 22+

8.6K 272 5
                                        

Bisma POV

***

Aku baru saja keluar dari ruang rapat, bersama Pak Diego, dan beberapa pegawai. Pak Diego adalah client ku dari Singapura. Kami berencana membuat sebuah hotel bintang lima di negara tetangga itu.

"Terima kasih atas kerja samanya, Pak"ujarku sopan

"Sama-sama. Saya senang bisa bekerja sama dengan Anda. Kehebatan Anda sudah terdengar hingga seluruh benua"

Aku tersenyum menanggapi pujiannya.

Berlebihan? Tidak. Perusahaanku memang tersohor di Asia, terutama setelah aku memangku jabatan sebagai CEO. Popularitas perusahaan kian meningkat tajam, yang menyebabkan harga saham perusahaan juga semakin melangit.

"Bisma..."

Aku segera mengalihkan pandanganku ke arah lift yang baru saja tertutup kembali.

Astaga! Kenapa dia disini?

Mawar

Aku ingat jika beberapa hari lalu aku memintanya datang saat jam makan siang. Tapi kenapa dia harus mencariku sampai sini? Ku kira dia akan duduk diam menunggu di ruanganku.

Gadis mungil itu berhenti sekitar dua langkah di depanku. Dia nampak menggemaskan saat melemparkan tatapan penuh tanya padaku.

"Ada apa?"bingungnya

Aku beralih menatap Pak Diego yang nampak cengo melihat kehadiran Mawar yang tak terduga.

"Em...Mawar, perkenalkan, beliau adalah Pak Diego, client dari Singapura"ujarku memperkenalkan Pak Diego

Mawar menoleh ke arah Pak Diego. Dan seketika, aku ingin tertawa melihat wajahnya yang pucat pasi. Aku tau dia gugup dan merasa baru saja melakukan hal aneh yang memalukan.

Jika bukan karena wibawaku sebagai CEO, aku pasti sudah tertawa terpingkal-pingkal melihat ekspresi tunanganku itu.

"Em..maaf Pak. Saya nggak tau kalau..."ucapnya terpotong

"Tidak masalah"potong Pak Diego
"Diego"ujar Pak Diego memperkenalkan diri

Mawar meraih uluran tangan Pak Diego dan mereka saling berjabat tangan.

"Mawar"balas Mawar ramah

Senyumku luntur setelah beberapa mereka berjabat tangan, namun tak kunjung di lepaskan.

Aku menatap Mawar yang tengah tersenyum ke arah Pak Diego. Detik berikutnya, aku menoleh ke arah Pak Diego dan mendapati hal yang sama pada miliyarder Singapura itu.

Sebagai laki-laki, aku dapat merasakan ada hal aneh pada Pak Diego. Tatapannya pada Mawar, seakan pria itu menginginkan gadis mungilku.

Aku mengepalkan tanganku erat, menahan emosi yang bergejolak di hatiku.

"Dia tunangan saya"ujarku

Aku memasang wajah setenang mungkin, meski aku yakin, amarahku masih terlihat jelas di mata orang lain.

Detik berikutnya, aku memeluk erat pinggang Mawar dari samping hingga gadis itu sedikit terpenjat.

Tautan tangan Mawar dan Pak Diego terlepas. Pak Diego menatapku penuh tanya sesaat, sebelum akhirnya ia menatapku dengan tatapan bersalahnya.

Aku semakin mempererat pelukanku setelah merasakan Mawar yang berusaha menjauh. Aku menariknya semakin kuat hingga ia nyaris tak bisa berkutik.

Aku ingin memperlihatkan pada Pak Diego, bahwa Mawar adalah milikku. Dia milikku dan tak akan pernah dapat ia gapai.

MY BELOVED FIANCE (LovelyChick1) (Completed✔)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang