Puti hari ini pulang sedikit terlambat karena Pak Sehun menyuruhnya untuk membantu mengoreksi pekerjaan teman temannya. Maklum, si ketua kelas enggak masuk sekolah, jadi ya si Puti deh korbannya. Padahal Puti bukan salah satu perangkat kelas.
Ketika Puti telah tiba di rumahnya, ia bisa melihat mobil Daniel terparkir di halaman rumah. Tumben, padahalkan ini masih jam setengah tiga siang.
“aku pulang!” ucap Puti disambut tatapan tajam dari Daniel.
“dari mana aja lo?” tanya Daniel dengan suara beratnya.
“dari sekolah kak, tadi ada tambahan tugas.” balas Puti.
“gausah caper sama guru! Oh iya, Mama bakalan diluar kota selama 2 minggu. Jadi gue harap, lo lebih rajin lagi ngurusin ni rumah, paham?!”
“p-paham kak.”
Daniel terus aja melihat Puti dari atas hingga kebawah. Entah kenapa perasaan Puti jadi enggak enak gara gara dilihatin Daniel seperti itu.
“buset, montok juga ni bocah.”
+
Selama Mama Jeje enggak ada di rumah, Daniel jadi semena-mena terhadap si Puti. Dikit dikit teriak “PUT SINI!”
Padahalkan Puti juga punya kesibukan sendiri. Dia belum ngerjain PR, dia belum makan, belum mandi, belum minum, bahkan belum ganti baju. Oh God, Puti juga manusia yang butuh istirahat.
“PUT SINI KEKAMAR GUE!” teriak Daniel dari dalam kamarnya.
Lagi lagi Puti harus kembali kekamarnya Daniel. Padahal Puti udah bolak balik kekamar Daniel sebanyak 6 kali. Pegel coy naik turun tangga.
Saat Puti membuka pintu kamar Daniel, Puti tidak melihat sosok Daniel di kamarnya. Lalu dimanakah Daniel berada?
“Kak Daniel?”
“PUT AMBILIN GUE SABUN!” teriak Daniel dari dalam kamar mandinya.
“dimana sabunnya kak?”
“ya ditempat biasalah! Goblok banget jadi cewek!”
Puti terpaksa turun kembali untuk mengambilkan sabun baru untuk Daniel. Dan saat ia kembali kekamar Daniel, ia bisa mendengar suara yang membuat Puti sedikit ambigu.
Puti itu pendengarannya tajam kalau udah denger suara suara ambigu kayak “eum, oh, ahh, yeah.”
Dan sialnya, ia bisa mendengar suara “kenikmatan” yang Daniel ucapkan. Mana suaranya Daniel berat berat gimana gitu. Kan pikiran Puti jadi kotor.
“idih, Kak Daniel habis ngapain sih??”
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.