(2) Deg!

484 40 1
                                        

" Assalamu'allaikum" salam Blue.

" Wa'allaikumsallam, dari mana kamu baru datang? Bel masuk sudah dari 15 menit lalu!, siapa nama kamu?" marah Pak Yoga.

" Blue Ayudhia pak" jawab Blue pelan.

" Kamu saya hukum berdiri di lapangan sampai jam pulang, titik." Tegas pak Yoga.

" Tap-.." Blue berhenti.

" Gak pake tapi, kamu masih murid baru udah gini." Ujar Pak Yoga.

Blue pun tak bisa berbuat apa-apa. Dia keluar dari kelas sambil melihat ke arah tiga temannya yang sudah duduk. Kini Blue sudah berdiri di lapangan selama 30 menit, dan kepalanya sudah mulai pusing karena dia tidak bisa berdiri lama sembari terkena paparan sinar matahari. Kepala Blue pun serasa berputar, dia sudah tidak bisa melihat anak-anak yang sedang main basket di lapangan, tiba-tiba...

" Woiii... awasss!!"

Brukk...

Blue pun langsung pingsan seketika setelah sebuah bola basket mendarat tepat di kepalanya, di tambah lagi dia sudah pusing dari tadi.

" Yahhh dia pingsan..." ucap salah satu siswa.

" Cabut woi cabut ada Pak Yoga!!" sambil berlari kencang meninggalkan Langit, Langit pun berlari mendekati Blue yang terbaring di lapangan.

" woii bangun!" coba Langit.

" Duhh, gue harus bawa ke UKS ini mah, btw diakan yang tadi ngobrol sama Rehan." Batin Langit sambil menggendong Blue ke UKS.

Langit melihat Rehan dan Audrey sedang berjaga di UKS, Rehan yang melihat Langit menggendong cewek itupun langsung berdiri dan menghampiri Langit.

" Lhooo, dia kenapa? Kok bisa pingsan? Tanya Rehan.

" Gak sengaja kegebok bola basket tadi sama gue, terus gue bawa ke UKS aja.' Jawab Langit sambil menaruh Blue di kasur UKS. Audrey pun menghampiri Blue yang terbaring di kasur.

" Han, ambilin kompresan sama air anget dong" ucap Audrey.

" Harus gue banget?"

" Yaelaaa,, cowok bukan? Jawab Audrey.

" Apa hubungannya anjerrr" bantah Rehan.

" Ah lama lu pada, segala berantem dulu, keburu mati anak orang itu goblok!" ucap Langit sembari mengambil air hangat dan kain kompres.

" Awas Drey, biar gue aja yang ngompres, kalian di panggil Pak Yoga di ruang OSIS" ucap Langit.

" Duhilahh pasti disuruh nyari berkas-berkas-, " ucap Rehan kesal.

" udah... GC sono bantuin bapak lo" canda Langit.

" Anjirrr, kampret lu Ngit!! " menjitak kepala Langit.

Audrey dan Rehan pun pergi meninggalkan Langit dan Blue di ruaang UKS berdua, dan hanya berdua. Blue pun membuka mata nya saat dia mencium bau minyak kayu putih yang menusuk hidungnya.

" Lohh,, kok gue disini? Hah? Kak...kak... Langit? Ngapain kak?" tanya Blue heran.

" Lagi nungguin Snow White bangun dari tidurnya" jawab Langit.

Deg!!!

" hah? Maksudnya? Gue gak ngerti"

" Lo tadi kegebok bola basket, terus gue bawa lu ke UKS" jelas Langit.

"Hah? Gue? Apa? Pingsan? Kegebok bola? Terus lo yang bawa gue ke UKS? Berarti.. berr... emm... lo...itu..." ucap Blue gemetar.

" Yaa gue gendong lu lah, yakali mau gue seret-seret lo? Jawab Langit meledek.

" Serius kak" jawab Blue.

" IYA" ucap Langit jelas.

" Ya Ampun! Udah jam berapa ini gila?! " teriak Blue panik.

" Udah jam 4 sore" jawab Langit.

" Hah? Gila gila gue harus pulang naik apa ini, gue gak tau jalan pulang lagi" ujar Blue pelan.

" Lo gak tau jalan pulang? Wahaa.. gampang di culik ni orang haha" ejek Langit.

" Ihhh gue serius kak" ujar Blue panik.

" yaudah deh gue duluan ya kak, makasih udah nolongin gue tadi hehe" Blue pun langsung beranjak dari kasur dan segera mengambil tas nya yang tiba-tiba ada di kursi.

" lhooo tas gue kok disini ya?" Gumam Blue.

" Temen lo yang anterin ke sini." Jawab Langit.

" Gue duluan ya kak, makasih sekali lagi." Blue pun pergi.

Blue menunggu kendaraan umum di depan gerbang sekolah, namun tidak ada satupun kendaraan yang lewat. Blue pun melihat ponsel nya, ternyata ayah nya menelfon dia sejak 2 jam lalu. Blu pun panik, saat dia ingin menelfon ayahnya untuk minta jemput, batrai hp nya pun habis, dan mati.

" Mampus gue ini mah" menepok jidat nya.

mungkin kalau ada lomba untuk membuat orang terkena serangan jantung, pasti kamu menang, Langit- Blue Ayudhia

hope you enjoy this story!

Thank You!

My First and LastCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang