(30) Otak Gesrek

291 12 2
                                        


"Assallamu'alaikum!!" ujar Blue sambil membuka pintu dan masuk ke rumah, lalu menuju dapur.

" Mama!" ujar Blue sambil memeluk mamanya dari belakang, tak lupa ia mencium tangan dan pipi mamanya.

" Melody! kamu ngagetin mama tau gak sih?!" ujar Fanny sambil mengelus dada karena terkejut lalu mencubit hidung anaknya gemas.

" Enggak, hehe" jawab Blue

Fanny hanya bisa memutar bola matanya dan tersenyum geli pada anaknya.

" Ma, mama tau gak sih?" tanya Blue sambil menuangkan air mineral ke gelas

" Enggak" jawab mamanya sambil terus mengaduk soup ayam di panci.

" Ihh mama, dengerin dulu biar tau" ujar Blue

" Iya lagian kamu nanyanya gitu ya mama kan gak tau" jawab Fanny

" Iya juga sih, tapi yasudahlah ya" jawab Blue sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.

" Udah? Singkat banget" ujar Fanny terkekeh

" Ihh aku belum cerita" ujar Blue dengan nada geregetan

" Yaudah monggo cerita" jawab Fanny

" Jadi tadi waktu pulang sekolah tadi aku di kasih tau sama Ray kalau akan ada tawuran, terus sebelum aku pulang sama Bayu aku ke supermarket dulu yang di seberang sekolah aku, kan aku lihat jalanannya normal kayak biasa mungkin Ray cuma mau nakutin aku. Terus waktu habis dari supermarket dan mau nyebrang ke sekolah lagi, masa ada cowok gajelas yang ngagetin aku coba. Terus dia nyebelin banget tau gak sih mah, untung aja dia yang bantuin Mely nyebrang lagi ke sekolah kalau gak udah mau Mely jadiin dia daging rendang tau gak sih mah" ujar Blue panjang lebar

" Terus?" jawab Fanny sambil menyiapkan mangkup untuk soup.

" Udah selesai" jawab Blue sambil cengar cengir.

" Kamu kenapa jadi senyum –senyum gitu? Jangan bilang kalau cowoknya ganteng alias cogan?" ujar Fanny dengan wajah menyelidiki.

" Ya gak apa-apa, emangnya salah kalau anak terunyu di dunia ini senyum? Lagian dia gak ganteng, BIASA AJA" jawab Blue dengan penuh penekanan di kata terakhir.

" Ya enggak sih, yaudah kamu ganti baju terus sholat dzuhur dulu sana habis itu makan siang, mungkin sebentar lagi papa pulang" ujar Fanny sambil mengarahkan anaknya menuju tangga.

" Iya iya" jawab Blue sambil berlari menaiki tangga lalu masuk ke kamarnya lalu berganti baju dan menunaikan sholat dzuhur.

" Mel! Ayo turun, makan" ujar Fanny dari lantai bawah.

" Iya ma!" jawab Blue sambil beranjak dari meja belajar.

" Papa! good siang selamat afternoon!" ujar Blue sambil menuruni tangga

" Siang juga sayang" jawab Fernando yang sedang duduk di kursi makan menunggu anak semata wayangnya untuk makan siang bersama.

" Pa, papa tau gak?-.." ujar Blue terpotong.

" Enggak" jawab Fernando menyela

" Iya makanya aku mau kasih tau papa" ujar Blue sambil mengerucutkan bibirnya.

" Yaudah silahkan" jawab Fernando

" Masa tadi siang di depan sekolah aku ada tawuran tau pa-.."

" Udah tau kok" sela Fernando

" Kok udah tau? Padahal aku maunya papa kaget gitu pas aku kasih tau kalau ada tawuran" ujar Blue dengan wajah memelas.

" Kan tadi ada anak SMA yang dibawa ke Rumah Sakit karena tulang rusuknya patah,katanya sih karena tawuran itu, tadinya mau papa yang tanganin tapi karena masalah tulang, jadinya di ganti dokter spesialis bedah tulang" jawab Fernando sambil menyendok soup yang ada di hadapannya.

My First and LastCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang