Back to real life.
"Onyettt main yuuuu" ujar Bayu se enak jidat yang tanpa permisi masuk rumah orang berasa rumah milik dia.
"Berisik nyet" jawab Blue yang baru saja turun dari lantai dua ingin menuju dapur.
"Nyat nyet nyat nyet aja lu kutil onta" balas Bayu lalu duduk di kursi makan dekat dapur sambil memakan apel yang ada di meja makan.
"Lo upil kuda" balas Blue tak mau kalah.
"Udah diem pantat panci" ujar Bayu.
"Rajin banget lo dateng jam segini?" tanya Blue sambil menuangkan susu pada gelas.
"Mau ngerujak gue, jadi dateng rajin" jawab Bayu
"Sejak kapan lo doyan rujak? " tanya Blue sambil tersenyum meremehkan.
"Sejak nenek moyang lo jadi seorang pelaut" balas Bayu.
"Widihhh, tua juga ya lo" jawab Blue lalu tertawa.
"Bacot lo dugong" balas Bayu.
Hening beberapa saat.
"Bay, besok jum'at kan ya? Gue bareng lo ya?" ujar Blue.
"Iyee" jawab Bayu.
Kayaknya udah kodrat gue jadi kurir lo.
Batin Bayu.
"Ikhlas gak?? " tanya Blue sambil menaikan satu alisnya.
"Ikhlas gak ikhlas juga pasti lo maksa gue" jawab Bayu memelas.
"HAHAHAHA" tawa Blue pecah ketika melihat ekspresi Bayu.
"Gak usak tawa, tawa lo jelek" balas Bayu sambil melempar sisa apel yang ia makan ke arah Blue yang duduk di seberangnya.
"BAYU!!!! SEMPAK DAJAL EMANG" teriak Blue kesal, sedangkan Bayu sudah ngibrit menuju ruang tamu.
***
"Nonton apaan lo? " tanya Blue yang berjalan menuju ruang telivisi dimana Bayu sedang duduk.
"Bokep" jawab Bayu asal.
"Goblok" balas Blue seraya mengambil bantal kecil dan melemparkannya pada Bayu.
"Ya lu gak liat gue lagi nonton barita?" jawab Bayu.
"Gak" balas Blue sambil cengar cengir ala ala.
"Kaki lo gimana?" tanya Bayu sambil menaikan satu alisnya.
"Nih masih dua alhamdulillah" jawab Blue sambil menunjuk kakinya.
"Bukan itu pea, maksud gue keadaannya" jelas Bayu.
"Keadaanya seperti yang anda lihat" jawab Blue sambil tersenyum alay.
"Sakit gak?" tanya Bayu dengan nada jail.
"Udah gak banget" jawab Blue.
"Berarti hari minggu lo bisa kan temenin gue sparing sama temen temen? " tanya Bayu
"Iyee" jawab Blue sambil memutar bola matanya jengah.
Ting nong... Ting nong....
"Bukain Bay" ujar Blue.
"Apanya?" tanya Bayu.
"Pintunya lah pea" jawab Blue.
"Kirain bajunya" balas Bayu dengan cengiran tanpa dosa.
"Mesum!! " teriak Blue yang membuat Bayu segera berlari ke arah pintu utama untuj membukakan pada siapa yang datang.
"Siapa Bay???! " teriak Blue dari dalam rumah.
KAMU SEDANG MEMBACA
My First and Last
Ficção Adolescente[25-5-18] #844 teenfiction//[25-5-18] #4 iceboy !!!FINISHED SOON!!! Blue Ayudhia. Gadis dengan beribu candaan, tawa yang menjadi candu bagi sosok lelaki. Stalker cogan cogan penghuni semesta. Dunianya berubah, hanya karena satu kalimat yang membuat...
