(44) Sandra's revenge.

201 12 16
                                        

Sesalah apapun kau padaku, tetap saja kau adalah sahabatku. And never be change.

-Blue Ayudhia

🌹

Brakk! 

"Apaansih lo, gak jelas banget," ujar seseorang yang mejanya di gebrak.

"LO YANG APAAN! MAKSUD LO APA NYELAKAIN TEMEN GUE HAH?! OTAK LO DIMANA?! " jawab gadis yang menggebrak meja. Safira.

"Gak jelas banget sih lo" jawab gadis tadi. Sandra.

"Masih pura-pura bego lo nyet! " balas Safira emosi.

Sandra pun tersenyum licik, "Heh, lo aja yang gak jelas! Dateng ke kelas orang langsung gebrak meja, punya sopan santun gak lo?! " jawab Sandra.
"Gak usah bahas apa yang lo juga gak punya! Ngaca goblok! Seenak jidat lo nyiksa anak orang, lo pikir lo siapa?! " balas Safira dengan mendorong bahu Sandra, hingga Sandra sedikit terhuyung ke belakang.

Sandra pun melotot tak terima, "Banyak bacot lo, gak punya bukti gak usah banyak bacot lo! Dan lo gak usah pegang pegang gue, gak level! " jawab Sandra ketus sambil mengusap bahunya.

Emosi Safira pun sudah memuncak hingga ke ubun-ubun, "Gue punya bukti, gue gak kayak lo yang ngomong dan bertindak tanpa alasan jelas" jawab Safira.

"Mana buktinya? Hm? " balas Sandra dengan senyum meremehkan.

Safira pun menepuk tangan dua kali, dan geng Cowok Gesrek, Bayu tambah Cogan Hunter tanpa Blue pun masuk ke kelas dengan menyeret Aldo.

Sandra pun melotot karena terkejut, bukankah dia sudah mengancam Aldo agar tidak membuka mulut pada siapa pun?.

"Ini bukti gue, mau apa lo? Apa perlu gue ke kantor polisi sekarang dengan laporan tindak kekerasan dan percobaan pembunuhan? " ujar Safira sambil melipat tangan di atas dada.

Sandra pun menelan salivanya susah payah, "A-apaan lo, enak aja mau laporin gue, gue gak tau apa-apa" jawab Sandra dengan gugup.

"Kalau lo gak salah gak usah gugup" sindir Angel.

"By the way, mana tuh dua cabe lo yang katanya sahabat sejati lo? " ujar Andien karena melihat Sandra hanya sendiri.

Sandra pun melirik ke belakang dan tidak ada teman temannya, "Anjing, mereka pergi ninggalin gue, awas lo berdua" batin Sandra kesal.

"Ngaku sekarang atau kita lanjut masalah ini sampai mulut busuk lo yang ngaku nantinya " timpal Safira.

"Gue gak tau apa-apa" jawab Sandra dengan menekankan setiap kata.

"Batu banget jadi manusia jelmaan iblis! " jawab Angel kesal.

"Bacot diem lo! " balas Sandra.

"Lo. "

Semua orang pun melihat ke sumber suara. Langit.

"Ngaku sekarang, atau lo akan menyesal seumur hidup lo karena udah nyelakain cewek gue. " lanjut nya dingin.

Sandra menelan salivanya susah payah, "Gue gak salah Lang, bukan gue," jawab Sandra sambil merangkul lengan Langit.

My First and LastCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang