Dua hari sudah berlalu, hari paling spesial karena seminggu sudah Blue harus menahan cemburunya pada Langit yang harus menepati 'janji lamanya' pada Calista.
Flashback on.
"Lo kenapa bengong dari tadi? " tanya Safira.
"Ngelamun jorok kali, haha" jawab Angel sambil terkekeh.
"Goblok, lu kali itu." balas Andien.
"Gak, gue gak bengong kok cuma lagi mikir aja, " jawab Blue.
"Mikir apatu, cerita lah sama kita lo mah jahat jarang cerita sama kita, " ujar Angel kesal sendiri.
Blue menghela napas dan memutar bola matanya jengah, "Gue mukirin nilai Fisika gue gimana, padahal gue gak pernah gini kalau habis ulangan terutama Fisika, " jawab Blue.
"Waelah, nih ya Blue Ayudhia yang cantik tapi cantik an gue, otak lo kan kalau urusan Fisika udah encer top cer gitu kek es batu yang di bakar api cemburu," Angel menepuk jidatnya sendiri, " eh maksud gue api gitu, segala pusing lu ah, " lanjutnya.
"Ngomong apasih lo? " jawab Andien.
"Gak tau gue juga haha." jawab Angel sambil terkekeh dan menggaruk pipinya.
"Nanti pulang sekolah gimana kalau kita nonton Lang?," ujar seseorang yang berada beberapa meja di sebelah kanan mereka berempat.
Sontak para Cogan Hunter pun melihat ke arah suara tadi.
"Itu kan kak Langit sama barbie jadi jadian, " bisik Angel pelan.
Mereka bertiga pun melirik ke arah angel, "Ye pea, jangan kenceng kenceng, " ujar Safira.
Angel mengerucutkan bibirnya, "Kesal aku sama kalian, " jawab Angel.
"Yaudah, tapi gue mau pulang dulu. Nanti gue jemput lo di rumah, " jawab Langit.
"Wihh, kak Langit mau gaes. " ujar Safira sambil melirik ketiga temannya.
"Najis gua mah, pacar lo tu Blue," jawab Andien.
"Belum jadi pacar asli gue," jawab Blue tersenyum tipis.
"Sabar ya, gue tau pasti kak Langit gak akan cinta beneran sama kak Calista, " ujar Safira pada Blue.
Blue hanya tersenyum.
"GAIS!! ITU SSTTT... LIAT MEREKA BURUAN!! " ujar Angel heboh sendiri.
Sontak mereka bertiga pun menoleh ke arah dua sejoli tadi.
Sedetik kemudian, mereka membelakakan matanya.
"Gila lo! Anjir gak tau malu banget tu cewek, " ujar Safira.
"Sinting emang, " timpal Andien.
"Wah, mata dedek tercemari nih kaka, " ujar Angel.
"Lebay lo ah, cuma pelukan segala tercemari, " jawab Andien.
"Tapi kan ini di sekolah woi, tempat umum juga, gak waras tu cewek." balas Angel.
"Ketos gak tau malu, " ujar Andien.
"Kayaknya bukan ketos kitanya deh, cewek nya aja emang kecentilan. Tuh, liat aja kak Langit aja kayak risih gitu, " jawab Safira sambil menunjuk menggunakan dagunya.
Angel mengangguk setuju, "Gak nyangka gue kak Calista jadi kayak gitu, " balas Angel.
"Udah, kalian jangan ngomongin orang mulu. " ujar Blue, "Lagian juga tinggal hari ini doang kak Langit pacaran sama kak Calista, " sambung nya.
KAMU SEDANG MEMBACA
My First and Last
Teen Fiction[25-5-18] #844 teenfiction//[25-5-18] #4 iceboy !!!FINISHED SOON!!! Blue Ayudhia. Gadis dengan beribu candaan, tawa yang menjadi candu bagi sosok lelaki. Stalker cogan cogan penghuni semesta. Dunianya berubah, hanya karena satu kalimat yang membuat...
