Sun Hospital. Kivano dan Kyonara berlari cepat bersama Umin dan Dokyung melewati orang-orang yang sedang berjalan di area koridor rumah sakit. Mereka terpisah begitu panik dan tergesah-gesah. Raut wajah Kivano, Kyonara, Umin dan Dokyung terlihat tampak sedang mencemaskan sesuatu yang sedang terjadi disana. Mereka tetap berlari tanpa memperhatikan orang-orang yang terus menatap kearah mereka. Kivano, Kyonara, Umin dan Dokyung berlari menuju sebuah kamar yang terdapat dilantai enam rumah sakit itu. Mereka mendatangi seorang anak perempuan yang terlihat masih kecil dan sangat tidak berdaya diatas tempat tidur rumah sakit. Anak kecil yang sangat cantik dan sedang tertidur pulas. Kyonara membuka pintu ruang rawat anak perempuan itu dengan cepat. Disana terdapat seorang perempuan dewasa yang masih cukup muda. Perempuan yang sedang menangis melihat anak perempuannya yang sangat lemah diatas tempat tidur itu.
"KIMMYYY" teriak Kyonara kencang saat mengetahui bahwa Kimmy telah meninggalkan rasa sakitnya selama ini. Rasa sakit yang terlalu lama ditahannya.
Hari ini adalah hari dimana Kyonara kembali bertemu dengan Kimmy setelah beberapa waktu Kyonara tidak pernah bertemu Kimmy setelah Kimmy dinyatakan membaik dan diperbolehkan untuk meninggalkan rumah sakit dan menjalani rawat jalan. Saat Umin dan Dokyung beberapa waktu lalu menyatakan bahwa kondisi Kimmy kembali kritis Kyonara bersama Kivano berniat untuk kembali membuat dunia Kimmy hidup dan berbunga lagi. Namun dimusim yang baru saja berganti, Kimmy bahkan tidak dapat merasakan indahnya pergantian musim yang dirasakan Kyonara dan Kivano saat itu. Kimmy memilih untuk menyerah atas rasa sakit yang selama ini menjadi sahabat baiknya. Kimmy terlalu letih untuk menapaki jalan lurus nan panjang bersama rasa sakit yang selalu baik padanya. Kimmy menjadi sangat lemah. Tubuhnya hancur bersama waktu dan rasa sakit yang terus hinggap didunia kecilnya. Kimmy benar-benar tidak berdaya sampai dirinya memilih untuk mundur dan melangkah pergi dari dunia yang terlihat cantik juga menyeramkan diwaktu yang bersamaan. Kimmy sudah tidak ingin hidup bersama rasa sakit yang terus hidup didalam dirinya. Kimmy menyerah dan menghentikan semua angan yang dimiliki selama ini. Bahkan Kimmy juga tidak mengucapkan salam perpisahan yang cukup baik pada Kyonara dan Kivano. Kimmy sangat terluka dan sedih jika harus melihat wajah cantik Kyonara menangis karena dirinya. Kimmy tidak sanggup menahan rasa sedih ketika dirinya harus mengucapkan salam perpisahan pada Kyonara dan Kivano yang telah berusaha membuatnya untuk hidup beberapa saat. Kimmy pergi tanpa mengucapkan sepatah kata pada Kivano dan Kyonara. Kyonara berlari cepat kearah tempat tidur Kimmy dan menangis memanggil nama Kimmy.
"kenapa kamu harus sampai dititik ini bahkan disaat kita baru bertemu lagi" kata Kyonara sedih. Airmatanya mengalir deras membasahi wajah cantiknya. Kyonara benar-benar seperti sedang bermimpi. Kyonara ingin kembali tertidur dan bangun lebih awal agar dirinya dapat membuang jauh mimpi buruk yang kembali dirasakannya. Kyonara tidak pernah menduga bahwa rasa sakit yang selama ini dirasakan Kimmy harus membawa gadis kecil itu pergi untuk selamanya.
"aku mohon, bangun sebentar aja. Kita belum membicarakan ini dengan baik. Kamu pergi tanpa pertimbangan dan mengucapkan selamat tinggal sama aku. Kenapa kamu seperti ini. Kemana Kimmy yang selalu kuat untuk setiap kesulitan yang ada. Aku disini untuk kamu. Ayo kita berjuang bersama lagi seperti dulu. Aku tahu kamu bisa melewati semua ini. Kimmy kamu gak sendirian, kita semua ada disini. Please banguuuuuunnnn" teriak Kyonara lalu memeluk Kimmy erat.
Dokter Irene yang saat itu berada tepat disamping Ibu Kimmy akhirnya berjalan mendekati Kimmy dan memeluk Kyonara dengan erat. Dokter Irene menangis saat merasakan tubuh Kyonara yang bergetar hebat bersama tangisannya.
"Kyo, sudahlah. Kimmy sudah bahagia saat ini" kata Dokter Irene menenangkan Kyonara.
"gak. Dia masih kesakitan bu. Dia gak boleh pergi secepat ini. Kami masih harus berbicara banyak hal dan menghabiskan waktu bersama. Seenggaknya dia harus mengajakku bicara sebelum dia benar-benar pergi" kata Kyonara dalam tangisnya pada Dokter Irene. Dokter Irene tidak kuasa melihat Kyonara yang hancur saat itu. Sementara Ibu Kimmy menangis hebat melihat rasa cinta Kyonara yang tulus dan sangat besar untuk putri tercintanya.

KAMU SEDANG MEMBACA
The First Snow
FanfictionBersama Suho, Baeky, Umin, Chan, Chen, Kai, Sehun, Lay dan Dokyung musim gugur segera berakhir, artinya dia juga harus mengakhiri segala nya untuk melanjutkan musim selanjutnya. Mungkin akan terasa sangat sulit tapi dia begitu antusias menantikannya...