Blushing

11 3 5
                                    

Harry's pov

Akupun melepaskan ciumanku, kutatap erat matanya yang indah. Hanya dia yang aku butuhkan saat ini, she's my secret medicine.

"sudah hazz, ayo makan" ujarnya sambil menundukkan kepalanya, kulihat pipinya yang memerah.

"hey, blushing" ujarku sambil mengangkat dagu keira, berusaha melihat pipinya itu.

"omg keira, kita sudah 1 tahun bersama. Kenapa kau masih saja blushing, pipimu merah sekali. Boleh kucium lagi" ujarku, akupun langsung mengcup bibirnya pelan.

"hazz... " rengek keira yang masih saja blushing, sambil menundukan kepalanya.

"oke oke, maaf keira" ujarku pada keira, akupun memeluknya sekilas.

"sudah, ayo makan" ujar keira dengan menyodorkanku sesendok bubur.

"ayo buka mulutmu hazz"

"aa..." akupun makan, walaupun rasanya sangatlah tidak enak.

"sudah kei, rasanya hambar. Aku tidak lapar" ucapku sambil memberikan puppy eyes ku.

"aku tahu itu, tapi sekali lagi ya hazz" ujar keira sambil mengusap pipiku, membuatku lebih tenang.

Akupun terpaksa menghabiskan makananku yang sebenarnya tidak ada rasanya ini, karna aku tidak mau keira repot seperti ini. Kasian keira yang harus membuatkanku makanan sendiri seperti ini.

Keira's pov

Setelah aku selesai menyuapi harry, akupun kedapur membawa peralatan kotornya. Sekalian mengambil tas kesehatanku. Semoga saja harry cepat sembuh, karna melihatnya seperti ini sangatlah tidak senang.

___________________________________
Chapter 34

Sorry because this is sort chapter

Thank you
-H

Story Of Us,-Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang