"Siapa ya?" Tanya Ali dengan hati-hati
"Ihh, Baby masa kamu lupa, aku Rena selingkuhan kamu"
Ali terdiam sejenak dan berusaha untuk mencerna kata-kata dari sebrang sana, kemudia ia teringat sesuatu "Ahh, iya sorry, gue baru bangun tidur jadi masih agak gimana gitu"
"Gimana? Maukan kamu jemput aku?"
Ali menghela nafas pelan "Sorry gue harus berangkat pagi" elak Ali
"Aku udah siap, aku tau kamu mau berangkat pagi, kamu kan ketua osis! Aku udah siap dari tadi"
Mata Ali langsung terbelalak sempurna, dilihatnya jam digital yang bertengger indah di dinding jam Lima, gila aja orang gue berangkatnya jam setengah tujuh Batin Ali
"Emm, sorry, lo taukan posisi lo Sekarang ini?"
"Iya, Selingkuhan kan, ohh kamu mau berangkat bareng pacar kamu, oke gak papa, kita Putus" Ucap sebrang sebelum panggilan terputus
Ali mendelik geli "Lah" Ali menggeleng-gelengkan kepalanya pelan
"SAYANG, MASIH LAMA NGGAK?" Teriak Ali yang menurutnya tidak ada pekerjaan
"JANGAN TERIAK, SEBENTAR LAGI!"
Ali mendelik geli mendengar pekikan Prilly "Cewek selalu bener"
Tidak lama kemudian Prilly keluar dari kamar mandi dengan pakaian seragam yang sudah lengkap dengan rambut yang masih di gulung ke atas asal ala-ala ibu rumah tangga, tapi itu membuat Prilly terlihat lebih imut, masih putih biru? putih Abu akan digunakan setelah melakukan MPLS, sebelum melakukan MPLS Prilly masih belum resmi menjadi anggota SMA
Ali tersenyum melihat wajah imut Prilly yang masih menggunakan seragam putih biru "Udah siap yang? Mau jadi murid baru sih, Cie" goda Ali dan mencolek Pipi Prilly yang sudah ada di hadapannya
Prilly menghela nafas pelan "Kakak! Emang Kakak nggak mau sarapan hah?"
Ali terkekeh gemas mendengar suara Prilly "Iya iya, sana coba jadi istri yang baik"
Prilly mendelik geli mendengar kata-kata konyol yang keluar dari mulut Ali "Cih, udah ahh sana kak, mandi! Bajunya nanti Prilly siapin!"
Ali tersenyum dan mengangguk "Bener-bener Istri idaman"
"Kakak!" Geram Prilly karena kekasihnya masih saja berdiri di hadapannya
Ali terkekeh geli dan melenggang pergi sebelum petasan yang ada di tenggorokan kekasihnya itu keluar "Untung sayang" Gumam Prilly yang melihat tingkah kekasihnya dan mulai mengeluarkan seragam yang akan di pakai Ali
"Kak Bajunya udah Prilly siapin! Prilly mau ke dapur!"
"Iya" setelah mendengar tiga huruf yang keluar dari mulut Ali, Prillypun melenggang pergi menuju dapur
Karena ini hari pertama sekolah setelah satu bulan libur, Prilly memutuskan untuk membuat roti bakar dan minumnya Susu Putih, jika sarapan nasi perut akan terasa mual karena ketika libur Prilly maupun Ali selalu sarapan diatas jam 7
Tidak sampai 30 menit Prilly selesai menyajika sarapan untuk hari ini di atas meja makan
"Yang" Prilly menoleh ke arah sumber suara dan mendapati Ali yang sedang menatapnya dengan kain panjang di tangannya, Prilly yang mengerti itu langsung menghampiri Ali dan mengambil alih kain panjang yang berada di tangan Ali, dan mulai menyimpulkan kain panjang itu berbentuk dasi
"Perfect" Ucap Prilly dan mengangkat tangannya, menyatukan jari telunjuk dengan ibu jarinya
Ali yang melihat itu terkekeh gemas dan mengecup dalam kening Prilly "Love you"
KAMU SEDANG MEMBACA
Possessive Playboy
Ficção AdolescentePERINGATAN KERAS 18+ Playboy mana ada yang Possessive. Tentu saja ada, seperti kisah mereka, seorang Playboy yang mempunyai selingkuhan dimana-mana, tapi ketahuilah hati dan cintanya hanya untuk pacar sahnya. Bagaimana perasaan kekasih sah si Playb...
