TERGODA

8.4K 278 3
                                        

Author POV

Siang ini secara mendadak Gerald mendatangi rumah Rio dan Viola, tujuannya untuk mengajak Rio pergi dengan mereka karena Rio selalu menolak jika diajak via whatsapp. Bukannya Viola tidak memberikan izin hanya saja Rio lebih suka menghabiskan waktu berduaan dengan Viola dari pada harus berkumpul dengan teman-temannya.

"Boleh ya, Vio. Please," kata Gerald dengan nada memohon. Rio terus memberikan kode agar Viola menolak tetapi Viola justru mengizinkan dengan syarat jangan pulang terlalu malam.

"Kok kamu malah ngizinin aku pergi?," kata Rio kesal sambil membuka pakaiannya

"Emang kamu engga kangen temen kamu?," Viola menyerahkan kaus hitam berlengan panjang dan celana jeans dari dalam lemari

"Emang kamu engga kangen temen kamu?," Viola menyerahkan kaus hitam berlengan panjang  dan celana jeans dari dalam lemari

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Engga, aku lebih suka berduaan sama kamu."

"Aku engga enak sama temen kamu masa mau pergi harus mohon begitu sama aku, aku takutnya mereka mikir aku istri yang terlalu ngekang suami."

"Mereka engga bakalan mikir gitu, Yang. Selama ini aku selalu nolak dengan alasan kerjaan kok bukan karena kamu."

"Iya aku tau. Emang apa sih salahnya ketemu temen lama?."

"Mereka tuh cuma ngurangin waktu aku buat berduaan sama kamu."

"Lebay ih," Viola tertawa sambil menyisir rambut Rio pelan

"Bukan lebay, Sayang."

"Iya aku ngerti, mending sekarang kamu pergi ketemu teman kamu, makan, ngobrol sebentar terus pulang dan kita nonton game of thrones sampe pagi."

Rio mengangguk dan mencium kening Viola lembut

.....

Setelah menempuh perjalanan selama tiga puluh menit akhirnya Rio dan Gerald sampai di tempat tujuan. Cafe yang selalu menjadi langganan mereka sejak zaman sekolah dulu. Dari kejauhan Faris sudah melambaikan tangannya, di sana sudah ada Indra dan beberapa perempuan yang Rio tidak kenal.

"Ya ampun gue kangan banget sama lo," Kata Faris sambil memeluk Rio

"Terakhir kita ketemu tuh pas lo ulang tahun ya gak sih?," kata Indra sambil ikutan memeluk Rio

"Aaaa so sweet," kata Rio

"Kenapa sih lo susah banget diajak nongkrongnya sekarang?."

"Sibuk," jawab Rio santai

"Sibuk ngurusin drama lo sama Viola ya?," celetuk Indra yang dihadiahi Faris pukulan di kepalanya.

Hening. Semua orang menatap Rio untuk melihat reaksinya. Rio hanya tersenyum sambil menggelengkan kepalanya.

"Eh sorry bro," Kata Indra pelan

"Eh kenalin nih temen gue. Indah, Maya sama Gabby," Kata Faris mencoba memecah kecanggungan.

STAYTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang