(9)

801 26 0
                                        

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


  Matahari hari ini tidak bersinar cerah seperti pagi-pagi sebelumnya hujan menurun sangat deras sejak malam tadi Natasya masih terlelap dalam tidurnya yang ditemani oleh suara alunan musik yang berjudulkan 'Last Summer_johny orlando'. Hari ini adalah tanggal merah dan memang suasananya sangat cocok untuk seseorang yang ingin tidur puas dan nyaman tapi hari ini rencana untuk tidur puas cuman jadi wacana doang karena sudah ada orang yang masuk kamar yang akan membangunkannya

"Natasyaaaa woy bangun" Grey menarik-narik kaki Natasya

"Kak Grey jangan ganggu Natasya"malas Natasya

"iddih mentang-mentang hari libur ga mau bangun pagi ya"

"lima menit kak"

"Gaaa, pokoknya harus bangun sekarang dan lihat siapa yang datang kerumah"

"Siapa kak?" kata Natasya tiba-tiba

"Sepupu lo tuh"

"Sepupu?"

"Iya sepupu lo"

"Ohhh dia yaelah dia sepupu lo juga kali kak, btw dia udah sampe kak?" tanya Natasya bersemangat

"Iya dia di bawa, makanya kakak bangunin kamu"

"Yaudah Natasya bangun kak Grey keluar dah"

"Yaelah giliran di kasi tau aja siapa yang datang langsung semangat"

"Iyalah kak Natasya kangen lah sama tuh anak keramat"

Grey lalu keluar dari kamar Natasya lalu menuju ke ruang tamu,sedangkan Natasya lagi bersiap-bersiap buat ketemu dengan sepupunya.

***
  Bryan memarkirkan mobilnya di depan sebuah panti asuhan yang bernamakan 'kasih ibu' dia di sapa sangat ramah disana, seperti orang yang sudah tidak asing dan memang benar Bryan bukan orang yang asing ia sudah dari kecil berteman dengan orang-orang disana baginya tempat itu adalah isi keluarga sesungguhnya. Mamanya selalu menitipkannya sewaktu kecil disana sejak mamanya sudah mulai mengelola perusahaan papanya sendiri.

"Kak Bryannnn" teriak anak-anak panti yang ada di sana

"Hay kaliannn" balas Bryan

"Kak Bryan kok baru lagi kesininya"

"Kak Bryan lagi sibuk sekolah makanya kak Bryan baru sempat kesini, Bunda mana?"

"Ada kok di dalem ntar ya kak"

Bryan sangat akrab dengan mereka sesekali mereka bercanda seperti layaknya saudara kandung sendiri pasti orang yang melihat Bryan saat ini tidak percaya bahwa ia sangat menyayangi anak kecil bahkan sampe-sampe rambutnya di jambak juga dia cuman membalasnya dengan ketawa.Bryan sangat di kenal orang yang sangat dingin dan tidak gampang bergaul dia juga sudah terkenal nakal tapi siapa sangka dia sangat akrab dengan anak-anak yang ada di panti.

Be Alright(COMPLETED)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang