(25)

600 14 0
                                        

  

  Beberapa bulan kemudian semua tampak berjalan normal, begitu Pula hubungan Bryan dan Natasya yang tampak baik-baik saja satu sekolah bahkan dengan cepat mengetahui hubungan mereka kecewa, senang, sedih, kesal itulah yang di rasakan seluruh fans-...

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

  Beberapa bulan kemudian semua tampak berjalan normal, begitu Pula hubungan Bryan dan Natasya yang tampak baik-baik saja satu sekolah bahkan dengan cepat mengetahui hubungan mereka kecewa, senang, sedih, kesal itulah yang di rasakan seluruh fans-fans Bryan, Anabel? dia sudah pasrah dia tidak pernah lagi berharap dengan Bryan mungkin dirinya telah bosan menggubrik hidup Bryan. Seluruh murid berkumpul di lapangan karena beberapa informasi yang akan di sampaikan kepala sekolah semua telah selesai mengatur barisan hari ini kepsek akan menginformasikan tentang ujian dan kelulusan yang akan di laksanakan angkatan Bryan, tidak terasa semua berjalan dengan cepat sebentar lagi Bryan sudah pensiun menjadi orang terganteng di sekolah bahkan dia berencana untuk masuk ke universitas jika telah lulus.

   Setelah mendengarkan pidato kepsek yang cukup lama barisan akhirnya di bubarkan seluruh murid kembali kekelas dan ada juga yang ke kantin.

   Bryan berlari saat melihat wanita yang ia cari-cari daritadi sedang berjalan di koridor sekolah bersama teman-temannya.

"Sya ikut gue" Tarik Bryan ke Natasya

"kemana?" tanya Natasya

  Tanpa menjawab pertanyaan Natasya Bryan langsung menarik tangannya menaiki beberapa tangga hingga akhirnya sampai di atap sekolah, disini biasanya tempat Bryan jika sedang tidak mood bahkan sejak mereka pacaran Bryan sudah sering mengajak Natasya ke sini.

"Kok kesini?" tanya Natasya

"Aku kangen" ucap Bryan langsung membawa Natasya ke pelukannya

"Perasaan ketemu tiap hari"

"Tapi tetap aja aku kangen"

Bryan masih tetap memeluk Natasya erat begitu pun Natasya.

"Kenapa?" ucap Natasya melepas pelukan Bryan pelan

"Gpp suka aja gitu aku peluk kamu"

"Trus?"

"Trus apa?"

"mau kuliah dimana nanti?"

  Pertanyaan itu langsung membuat Bryan diam lalu mengalihkan pandangannya dari Natasya yang masih menatapnya

"Ada apa?" tanya Natasya lagi

"Tungguin aku Sya" jawab Bryan

"Tungguin?"

"Iya, mama nyuruh aku kuliah di Amric kalo udah lulus" jelas Bryan

"Amric? kok kamu baru bilang kalo mau kesana?" mata Natasya mulai berkaca-kaca

"Aku baru tau kemarin dari mama, aku juga udah nolak tapi mama tetap mau aku kuliah disana"

"Jadi,,,kita LDR?" kata-kata itu mampu membuat air mata yang tadi hanya tergenang langsung keluar begitu saja tanpa ijin Natasya

  Ia tau ia cengeng sekarang tapi kenapa Bryan harus pergi, apa dia tidak bisa kuliah disini? atau dia sudah mulai bosan dengannya? atau apapun itu ia takut kehilangan Bryan.

  Bryan yang melihat Natasya langsung membawa Natasya kepelukannya.

"Aku cuman setahun Sya" bisik Bryan

"Setahun? cuman setahun?" ucap Natasya melepas pelukannya dari Bryan

"Iya habis itu aku balik lagi, aku janji"

"Jangan pergi kak, jangan tinggalin Natasya" isak Natasya berusaha menahan tangisnya

"Aku janji saat kelulusan kamu aku pasti datang" janji Bryan

  Natasya masih saja terus terisak ia tidak peduli sekarang Bryan ingin mengatainya cengeng, jelek saat nangis atau apalah itu saat ini ia hanya benar-benar akan terus menangis membayangkan kalo Bryan akan pergi dari hidupnya satu tahun kedepan atau mungkin dia tidak kembali.

Part ini gimana guys? sempatkan lima menit komen dan tekan gambar bintangnya yoo eh share juga deh jan lupa.

Be Alright(COMPLETED)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang