💜 My Patron 💜
Rasanya perih, tapi ia menahannya dengan diam. Ketika obat herbal itu di tempelkan pada lukanya, dan ketika tangan lincah Soojae mulai membebatnya dengan kain. Jungkook tersenyum tipis di atas kepala Soojae.
"Terima kasih," kata Jungkook sambil tersenyum. Soojae melirik ragu. Ia mengangguk samar. Kemeja putih Jungkook sudah dirobek sampai siku, dan itu adalah pekerjaan Soojae. Lukanya tidak boleh tertekan oleh bahan lain selain perban.
"Kau baik sekali, Soojae."
Jungkook ingin mengulurkan tangan untuk menyentuh kepala Soojae, tapi ia urung dan tersenyum begitu Soojae beralih untuk menatapnya. "Kau tahu namaku?" Di bawah tatapan matanya yang sayu, ada sepasang pipi kemerahan yang nampak lembut bila disentuh.
Soojae gadis yang cantik dengan sebongkah bibir merah muda manis, sepasang alisnya terukir indah di atas mata, membentuk pola yang melengkapi rahangnya yang mungil. Demi Tuhan, Jungkook rela hidup di hutan jika ia bisa bersama Soojae. Mungkin mereka bisa menikah, melakukan itu siang dan malam, memiliki beberapa anak? Jungkook tertawa. Kacau sekali.
"Bukankah Taehyung yang bilang begitu?"
"Hm, ya." Soojae tersenyum samar.
Rambutnya yang pendek menjuntai ke depan, Jungkook tak tahan sehingga ia mengulurkan salah satu tangan untuk menyingkirkan rambut itu.
"Maaf," kata Jungkook meminta maaf karena habis menyentuh rambut halus gadis itu.
"Tidak apa-apa." Soojae mencicit. Kemudian mereka bertatapan lama. Sekali lagi, Soojae memutuskan tatapan mereka. Agaknya gadis itu merasa malu.
"Semalam aku menginap di sini. Pagi tadi aku pergi untuk berburu, tapi aku malah terluka. Bagaimana dengan Taehyung, kapan dia pergi?"
"Sejak tadi."
"Oh, ya?"
"Jungkook, ada sesuatu yang ingin kutanyakan padamu." Soojae menatap ke langit-langit pondok yang berdebu, mencebik bibir sambil berpikir.
"Hm, sebenarnya kenapa Taehyung terlihat sangat memusuhimu? Siapa kau sebenarnya?"
Jungkook mengubah suaranya menjadi dalam sekaligus serius. "Aku saudara tirinya."
Soojae berusaha keras untuk menutupi rasa keterkejutannya, tapi usahanya gagal.
"Kalian bersaudara?"
Jungkook mengangguk, pria itu tersenyum samar. Tangannya yang bebas menyentuh pergelangan tangan Soojae. Kulit gadis itu bersih dan sehat, Jungkook suka sekali. Soojae lekas menarik tangannya, gesit.
"Kakakku itu memang agak sedikit yah kau pahamlah apa yang aku maksud," jawab Jungkook.
"Kenapa kau bisa ada di sini?" Jungkook tanya setengah penasaran. Ia menjilat bibirnya sekilas, tangannya masih terulur kendati sejak tadi Soojae sudah menjauh darinya. Soojae yang hendak pergi harus tertahan oleh pertanyaan yang Jungkook berikan padanya. Agaknya pertanyaan yang Jungkook lantunkan, sedikit menarik perhatian gadis itu.
"Ceritanya panjang," jawab Soojae.
"Mau sedikit bercerita padaku?"
"Itu..."
Soojae ingin sekali bercerita, tapi ia masih tak mempercayai Jungkook. Seperti apa yang Taehyung perintahkan, Soojae ingin segera menyusul Taehyung, namun agaknya Soojae malah terpaku dengan pertanyaan-pertanyaan Jungkook yang begitu menarik untuknya. Setidaknya Jungkook datang dari luar hutan ini, pasti pria itu tahu jalan pulang dari tempat ini.
KAMU SEDANG MEMBACA
[KTH] My Patron ✔
FanfictionChoi Soojae tumbuh dan besar dalam dunia gemerlap kota Seoul. Saat mengalami kecelakaan tragis itu, ia diharuskan bertahan hidup di hutan yang tak pernah terjamah oleh manusia. Dalam keadaan yang tidak berdaya, Kim Taehyung datang menyelamatkannya...
![[KTH] My Patron ✔](https://img.wattpad.com/cover/177055408-64-k508428.jpg)