Hari ini aku triple updte, gak tahu bakal updte kapan lagi. Aku mw lanjut nulis Sweet Slave dan HTL setelah ini. Selamat membaca ><
Warning! 18+
***
"Ah, syukurlah dia sudah pergi."
"Kau tidak perlu menjerit-jerit seperti itu. Aku bisa mendengar suaramu dari sungai." Soojae mendelik ke arah Taehyung.
"Ini semua salahmu. Beruntung musang yang datang, bagaimana kalau serigala atau ular?"
"Kau tahu aku tidak akan diam saja. Begitu mendengarmu berteriak. Aku langsung melemparkan semua ikan-ikan itu dan berlari ke sini. Kau membuatku kesal saja. Sekarang berbaring dan tidurlah."
"Bagaimana denganmu?"
"Aku ingin mandi, tubuhku lengket karena keringat."
"Aku juga ingin mandi." Soojae mengulurkan telapak tangannya yang kasar. Soojae meringis saat memperhatikan kuku-kukunya patah dan rusak. "Lihat ini, betapa menyedihkannya aku. Kau punya body lotion?" Bibir Taehyung membentuk senyum tipis.
"Tidak, hanya lotion anti nyamuk."
"Kalau begitu aku juga ingin mandi air hangat."
"Mandi air hangat itu mahal, tahu. Tidak gratis."
"Aku tidak punya uang." Taehyung tidak menyahut lagi.
"Apa yang harus kulakukan?" Soojae memandangi Taehyung di tengah ruangan saat Taehyung mengisi sebuah panci besar di atas tungku.
"Merebus air."
"Apa aku bisa membantu?"
"Tidak, tapi kau bisa menunggu air ini mendidih sementara aku pergi untuk mengambil ikan-ikan yang kutinggalkan."
"Bagaimana kalau yang seperti tadi terjadi lagi?"
"Tidak. Pondok ini kubuat lebih tinggi untuk menghindari ular dan hewan lain, musang itu hanya tersesat saja. Tidak ada yang perlu kau cemaskan. Sekarang, duduklah di sini dan diam."
Soojae mencebik. Ia membungkuk mengambil lap dan mulai membersihkan air yang tumpah di lantai. Taehyung pergi menutup pintu. Soojae menambahkan kayu bakar dan menyiapkan alat-alat mandi miliknya. Handuk milik Taehyung, sebatang sabun rasa mawar, sepaket alat sikat gigi dan sebotol sampo kecil. Ia juga menyiapkan pakaian tidurnya yang berupa tanktop dan celana pendek. Saat air itu mendidih, Taehyung kembali. Pria itu mengangkat panci besar tersebut dan menuangkannya ke dalam bak besar di kamar mandi.
"Apa aku bisa masuk ke dalamnya?"
Mata Taehyung mengukur besar tubuh Soojae. Gadis itu mungil dan ramping, tingginya sekitar 157 cm. Melihat bak besar itu. Soojae pasti bisa masuk ke dalamnya.
"Bisa, tetapi bak mandi ini sudah tua. Aku tidak ingin baknya sampai pecah."
"Tidak masalah." Soojae mengibaskan rambutnya yang panjang dan menyampirkan handuknya di bilik kamar mandi. Taehyung meninggalkan Soojae sendirian dengan hanya mengandalkan pencahayaan dari lentera kecil. Soojae mandi dengan cepat, saat ia kembali. Rambutnya tengah digosok-gosok.
KAMU SEDANG MEMBACA
[KTH] My Patron ✔
FanfictionChoi Soojae tumbuh dan besar dalam dunia gemerlap kota Seoul. Saat mengalami kecelakaan tragis itu, ia diharuskan bertahan hidup di hutan yang tak pernah terjamah oleh manusia. Dalam keadaan yang tidak berdaya, Kim Taehyung datang menyelamatkannya...
![[KTH] My Patron ✔](https://img.wattpad.com/cover/177055408-64-k508428.jpg)