Jangan di tiru ya kalimat-kalimat kasar dalam part ini. Tidak baik untuk anak-anak ⚠
👑🍉👑
Sore itu, Taehyung sedang di lumbung untuk memberi Jack makan, kuda Mustang berbulu coklat kesayangannya, Taehyung bahkan tak memasuki pondoknya setelah seharian menghabiskan waktu di kebun bersama Soojae.
Agaknya ia begitu malas bertemu sapa dengan sosok Jungkook yang sudah pasti ada di dalam pondok, sejujurnya ia tak sudi jika pria itu ada di sana. Satu atap dengannya, dengan si brengsek licik yang payah itu, pikirnya.
Asik-asik mengajak Jack bicara, Soojae muncul dari arah belakang dengan senandung lirih yang merdu. Taehyung melirik lewat ekor mata, gadis berbibir manis itu tidak mengerti juga kalau ia sesungguhnya sedang menghindar. Malas, menatap mata bulatnya yang mempesona. Hidung mancung dan kecilnya yang berminyak, jangan lupakan wajahnya yang mungil dan cantik.
Membuat setengah kewarasan Taehyung hampir berlari ke sudut kegelapan. Pria itu lelah menahan diri. Inginnya ia sentuh Soojae dengan sesukanya. Tapi, ya Tuhan. Ia bahkan tak ada hubungan apa-apa dengan Soojae. Berteman pun tidak. Jadi, ini hubungan macam apa?
Ahhh, benar. Taehyung tahu hubungan apa yang tengah mereka jalani. Ya, hubungan yang bentuknya seperti simbiosis mutualisme. Hubungan di mana mereka saling menguntungkan.
Hubungan di mana mereka tercipta untuk saling membutuhkan. Taehyung butuh Soojae untuk mengatasi kebutuhannya--meskipun tidak pula terjadi--Soojae butuh dilindungi, gadis yang wajahnya suka garang itu lemah sebenarnya, mulut dan sikap angkuhnya bahkan membuat Taehyung muak sendiri.
Dasar gadis munafik.
"Jadi ini Jack?"
Soojae tersenyum cerah.
"Boleh kusentuh tidak?"
"Ulurkan tanganmu. Biarkan dia mengendusmu dulu."
"Memangnya seperti itu?"
"Dia bisa menendang kalau kau tiba-tiba sok akrab dengannya. Dia agak pemarah."
Seperti pemiliknya, kata Soojae di dalam hati. Dengan cermat, diulurkan tangannya dan disusuri surai keemasan milik Jack, kuda itu benar-benar besar dan tinggi. Memelihara kuda seperti ini jelas membutuhkan perawatan dan keahlian, entah bagaimana, Taehyung pandai sekali merawat Jack. Dia bersih, bebas kutu dan sehat.
"Sudah, sekarang pergi."
"Pelit sekali." Soojae merengek marah. Taehyung mengatupkan bibir rapat-rapat, ia malas di ganggu oleh gadis itu. Ya ampun!
Soojae menggeleng pelan, menyingkirkan isi kepalanya yang jadi pening karena memikirkan tingkah Taehyung yang sering marah-marah tanpa alasan. Disingkirkannya semua beban pikiran itu dan diambilkannya segenggam rumput untuk Jack. Saat sedang sibuk menganmati Jack.
Soojae melihat sekelabat bayangan ke luar lumbung, obsidiannya menemukan seekor kuda hitam tertambat ke salah satu pohon. Soojae jadi ingat pemiliknya yang sedang terluka di dalam. Soojae tadi masuk ke pondok untuk menyimpan bahan makanan yang akan mereka olah, sempat melirik Jungkook yang terbaring telentang di sudut ruangan. Luka pada tangannya cukup parah, itu pasti membuat Jungkook sangat kesakitan.
Jadi, Soojae pikir ia patut melaporkan hal demikian pada Taehyung. Sedikit ragu juga, tapi ia tetap berusaha tenang dan ia rasa Taehyung berhak tahu tentang keadaan adiknya sendiri 'kan?
"Taehyung?" Soojae memanggil pria itu ragu.
"Ya?"
"Sepertinya orang itu tidak seburuk yang kau pikirkan."
KAMU SEDANG MEMBACA
[KTH] My Patron ✔
أدب الهواةChoi Soojae tumbuh dan besar dalam dunia gemerlap kota Seoul. Saat mengalami kecelakaan tragis itu, ia diharuskan bertahan hidup di hutan yang tak pernah terjamah oleh manusia. Dalam keadaan yang tidak berdaya, Kim Taehyung datang menyelamatkannya...
![[KTH] My Patron ✔](https://img.wattpad.com/cover/177055408-64-k508428.jpg)