Gala Dinner
Senyuman Harrieta merekah. "Ly, apa kabar?" sapa Wendy, tentu saja dengan bahasa korea. Harrieta menjawab dengan bahasa yang sama. Ia pun menyapa teman - teman Mahoutokoronya dengan bahasa yang berbeda. Seperti yang di ketahui, Mahoutokoro terletak di benua Asia, dan satu - satunya sekolah sihir disana. Membuat sekolah itu, memiliki murid - murid dari berbagai negara di benua tersebut.
Para siswa Hogwarts memandang gadis bermarga Potter itu dengan takjub. Pasalnya, Harrieta bisa dengan fasih dan cepat, berganti bahasa. Contohnya ia menyapa dalam bahasa korea dan detik selanjutnya ia berbicara dengan bahasa lain. Dengan orang lain, bukan berarti para siswa maupun siswi disekolah ini tidak bisa bahasa inggris ya. Karena kebanyakan mereka mengenal Lyra bukan Harrieta dan mereka ingin merahasiakan pembicaraan mereka.
Salah seorang gadis berambut ungu dari sekolah asia tersebut mendekati Harrieta. Ia mengajak Lyra agak menari sambil menyanyikan sepengal lagu muggle yang cukup populer. "Ah sudahlah, sebaiknya paman menemui kepala sekolah dan kalian beristirahat. Kita bisa bertemu saat makan malam." kata Harrieta.
Hari itu senyuman Harrieta benar - benar melebar. Ia bahkan menghadiri kelas sejarah sihir yang terkenal membosankan dengan wajah yang amat cerah dan mengikuti pelajaran . " Duh, yang lagi bahagia" goda Daphne. Harrieta tertawa kecil. "Bisa bertemu dengan sahabat - sahabat lama benar - benar menyenangkan" jawab Harrieta santai.
Langkah - langkah kaki Harrieta dengan ringan menuju menghiraukan bagaimana para siswa lain membicarakan Victor Krum atau murid Beauxbatons yang kebanyakan memiliki darah Veela.
Timeskip,
Aula besar di desain dengan tambahan kursi dan meja bagi sekolah lain. Harrieta duduk diapit oleh Draco dan Daphne. Sebelum sajian makan malam dihidangkan, kepala sekolah ingin memperkenalkan ketiga sekolah yang akan bergabung dengan mereka.
Pertama, Albus memperkenal Beauxbatons. Sekolah sihir yang terletak di Perancis itu memasuki aula besar. Jika Harrieta tidak mengetahui fakta bahwa Beuxbatons adalah sekolah campuran, malam ini ia akan menyangka bahwa Sekolah sihir Perancis itu adalah sekolah khusus perempuan. Karena sebagian besar siswa yang hadir ke Hogwarts adalah perempuan. Kupu - kupu biru mempermanis kedatangan mereka. "Gadis yang berambut pirang di depan adalah memiliki darah Veela." bisik Draco. Harrieta mengangguk.
Dumbledore menyambut Madam Olympe yang adalah kepala sekolah Beauxbatons dengan hangat. Tubuh besar Madam Olympe menarik perhatian banyak orang,termasuk Hagrid.
Selanjutnya, Professor Dumbledore memperkenalkan Drumstrang. Sekolah sihir yang terletak di Bulgaria. Viktor Krum yang juga adalah atlet Quindditch Professional bersekolah disana. Sekolah yang masih memperbolehkan para siswa dan siswinya belajar sihir hitam ini, berbanding terbalik dengan Beauxbatons. Sekolah ini dominasi oleh anak laki - laki. Kepala sekolah Drumstrang, Igor Karakoff bersalaman hangat dengan Professor Dumbledore. Menurut ayahnya, Kepala sekolah Karakoff adalam pelahap itu juga membongkar beberapa nama pelahap maut. "Seandaikan pangeran kegelapan kembali, ia yang paling pertama kabur" bisik Draco.
"Kau benar."balas Harrieta.
Yang terakhir, Kepala sekolah memperkenalkan Mahoutokoro. Jika Beauxbatons mengunakan kupu-kupu maka sekolah sihir Jepang ini menggunakan Origami berbentuk bangau. Diantara para siswi dan siswa Mahaoutokoro selain Wendy dan Axel. Ia juga menemukan wajah - wajah tak asing. Arthur Reed pamannya juga menyapa Dumbledore dengan sopan. Kepala sekolah mempersilahkan para tamu untuk duduk. Drumstrang memilih duduk bersama Slytherin. Beauxbatons sudah mengakrabkan diri dengan asrama Ravenclaw. Mahoutokoro sendiri duduk bersama Hufflepuff.
KAMU SEDANG MEMBACA
Another Identity
FanficSummary: Harrieta Potter di sortir masuk ke asrama Slytherin padahal banyak orang yang menebaknya masuk ke asrama Gryffindor atau Ravenclaw. Yang orang tidak tahu ia menyimpan rahasia.
