Jangan pernah meremehkan keluarga Black dalam mencari informasi. Begitu Harrieta yang juga memiliki nama lain Lyra tersebut memberitahu kedua angkatnya tentang apa kemungkinan yang menjadi tugas kedua. Baik Regulus maupun Alice langsung menggunakan segala sumber infomasi yang mereka memiliki untuk membantu putri kesayangan mereka. Tak hanya, Regulus dan Alice, Harrieta sendiri pun langsung menenggelamkan dirinya pada lautan buku di perpustakaan Hogwarts maupun mini perpustakaan yang ada di Mahoutokoro.
Regulus Black segera menemui putri kesayangannya itu begitu ia mendapatkan cara bagaimana Lyra menyelesaikan tugas kedua. Regulus menyerahkan sebuah kotak kayu pada Lyra. " Apa ini ayah?' tanya Lyra yang menerima kotak itu dengan ekspresi wajah penuh dengan tanda tanya.
"Ini akan membantumu untuk menyelesaikan tugas kedua" jawab Regulus singkat tanpa menjelaskan apapun. Lyra hanya memandang ayahnya tanpa bisa berkata - kata. Gadis itu pun membuka kotak kayu tersebut. Di dalam kotak kayu itu terdapat, sebuah Gillyweed. Tanaman air yang dapat membuat pemakannya bisa bernafas dalam air selama satu jam.
"Terima kasih ayah" kata Lyra penuh dengan rasa syukur.
Regulus hanya mangangguk.
Alice yang melihat interaksi ayah dan anak yang canggung itu menarik nafas gemas. Rasanya ia ingin memukul kepala belakang suaminya dan mengomel untuk lebih banyak berbicara pada Lyra. Selain berbicara mengenai pangeran kegelapan maupun hocrux. Alice ingin mereka memiliki waktu yang berkualitas antara ayah dan anak. Sepertinya hal itu adalah hal yang mahal.
Timeskip
Lokasi tugas kedua berada di danau hitam. Di tengah - tengah danau tersebut sudah ada podium - podium yang berdiri kokoh diatas danau. Selain para siswa dari empat sekolah sihir dan para pengajar juga wartawan dan kementerian sihir, para wali dari masing - masing juara sudah terlihat.
Hanya saja bagi Lyra, seperti ada yang kurang. Ia tidak melihat sosok pirang platina yang selalu mengikutinya di podium ini. Hal itu membuat ia berpikir, mungkinkah hal berharga yang harus ia ambil adalah Draco?. Regulus Black meletakkan kedua tangannya di pundak putri kesayangannya, seakan - akan tahun bahwa Lyra tengah gugup terlebih bocah Malfoy itu tidak ada disini.
Dumbledore menjelaskan peraturan untuk tugas kedua ini namun sepertinya pandangan Lyra jauh ke dalam air danau. Ia hanya menarik nafas panjang.
"Tenanglah," kata Regulus datar. Lyra menganggukan kepalanya.
Lyra mengeluarkan kotak kayu berisi Gillyweed saat Dumbledore menghitung mundur untuk memulai tugas kedua ini. Lyra memakan Gillyweed tersebut dan mengigit bibirnya untuk menahan sensasi aneh yang ada di lehernya. Sepasang ingsang muncul di kanan dan kiri lehernya. Jari-jarinya baik kaki maupun tangan memiliki selaput.
Lyra langsung melompat kedalam danau.
KAMU SEDANG MEMBACA
Another Identity
FanfictionSummary: Harrieta Potter di sortir masuk ke asrama Slytherin padahal banyak orang yang menebaknya masuk ke asrama Gryffindor atau Ravenclaw. Yang orang tidak tahu ia menyimpan rahasia.
