Danuarta : Dimana?
Revanya : Masih kelas
Danuarta : Lah bisa pake hp?
Revanya : Diem-diem njir. Gabut sumpa, otak gue mati rasa
Danuarta : Makan tuh cita-cita ngetuk palu haha
Revanya : Jahat lo. Gamau temenan
Danuarta : Biarin, lo jodoh gue bukan temen gue
Revanya : Sedang berpikir.....
Danuarta : Goblok untung sayang
Revanya : Haha
Danuarta : Udah ah, belajar yang bener. Gue tunggu di kantin ya
Revanya : Pesenin gue makan
Danuarta : Mau apa?
Revanya : Pizza, burger, spagetti, kfc, kentang goreng. Minumnya milk shake coklat sama ice tea. Sekalian buah anggur juga
Danuarta : Mati lo sana
Anya tertawa pelan membaca balasan Danu. Ia kembali memperhatikan dosen yang berdongeng dengan semangat, padahal semua muridnya sudah terlihat sangat bosan.
Sedangkan Danu, lelaki itu juga tidak ada bedanya dengan Anya. Ia tertawa sendiri saat membalas pesan dari kekasih gilanya.
"Gak heran gue kalo liat lo ketawa sendiri."
Danu menoleh kearah Reno yang baru duduk didepannya.
"Tambah ganteng ya gue?" Pede Danu.
"Gue cuma berharap, tiba-tiba Anya kesini terus nimpuk pala lo."
"Jangan ah, kalo kanjeng ratu yang nimpuk ga bisa bales. Lo aja sini timpuk gue. Mumpung tangan gue lagi gatel, matahin dua tangan lumayan lah. Kalo belun puas ya, badan lo bagus juga buat sasaran. Pilih kuburan apa akhirat?"
Reno mendengus, "Pilihan lo gaada yang bagusan dikit apa? Pilih salah satu juga sama matinya sat."
Danu terkekeh, "Mau coba?"
"Coba apaan?" Sela Anya. Ia mendudukan dirinya di samping Danu. Sedangkan Farid duduk di samping Reno. Mereka memang mengambil kelas yang sama, makanya bisa datang bersama.
"Si Danu——"
"Reno mau coba jadi dokter jantung, penasaran dia sama jantung nya Farid. Berdetak apa engga." Ucap Danu menyela jawaban Reno.
"Gue tau lo goblok tapi jangan segitunya lah. Udah tau Farid hidup, masih aja pengen nge cek jantung nya berdetak apa enggak. Ya walaupun kelakuannya selalu di alam bawa sadar sih." Maki Anya pada Reno.
"Jujur ya, Nya. Gue udah seneng awalnya, tapi ujungnya lo hina gue juga." Sebal Farid.
"Bukan ngehina, tapi bicara fakta." Bela Anya.
"Pesanan gue mana?" Tanya Anya kepada Danu.
"Otw." Balas Danu.
Senyum Anya mengembang, "Serius?" Tanya nya dengan antusias.
"Otw makan lo." Danu mencubit pipi Anya lumayan keras sangking gemesnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Love is not over [Completed]
Teen FictionRevanya Billa Giralda Danuarta Alfabian Maxston Ketika cinta yang dibangun sekian lama harus runtuh karena rasa bosan yang menghampiri salah satu pasangan. Ketika rasa bosan yang mampu merubah pemikiran orang. Ketika rasa bosan yang mendominasi hati...
![Love is not over [Completed]](https://img.wattpad.com/cover/178379185-64-k251495.jpg)