Setelah sampai di parkiran apartemen Yebin, mereka tidak terlihat meninggalkan mobil. Suasana di sana semakin memanas.
"Kamu bilang kalian udah jalan 7 bulan kan?! Kalau gitu kenapa aku harus nunggu kamu mikir lagi?!"
Gyuri bersandar pada kursinya. Menatap keluar jendela tanpa memandang Yebin sedikitpun. Kesabarannya habis.
"Kamu. Udah 7 bulan jalan sama dia, itu jelas-jelas kalau kamu lebih milih Kim Minkyung ketimbang aku. " Sekejap, Gyuri menatap mata Yebin yang sembab.
"Bukan gitu, Gyul.." Yebin memohon.
Gyuri menghela nafasnya. Berusaha mengendalikan emosinya.
"Bukan gitu?" Gyuri tertawa lalu melanjutkan ucapannya,
"Kalau kamu milih aku, kamu nggak akan selingkuh sama Minkyung. TUJUH BULAN KANG YEBIN! Ya Tuhan! TUJUH BULAN! Selama itu aku udah bukan prioritasmu lagi! Kurang jelas?"Yebin bisa mendengar Gyuri menggeretakkan giginya. Ia tau kalau perempuan itu sedang mengendalikan amarahnya. Ia mengenal Gyuri, Gyuri pasti tidak ingin menumpahkan kemarahannya pada Yebin.
"Gyul, aku minta maaf. Aku salah. Aku yang salah. Selama hampir 4 tahun ini kamu udah ada kapanpun untuk aku. Aku minta maaf karena semua ini." Dalam 45 menit pembicaraan mereka, Gyuri hampir tidak bisa menghitung berapa kata maaf yang keluar dari bibir Yebin.
"Waktu pertama kali ketemu Kim Minkyung, aku nggak bisa nahan semuanya. Dan, aku nggak mau pisah sama kamu. Aku yang salah. Aku dengan bodohnya menikmati perhatian kalian tanpa sadar kalau aku akan menyakiti keduanya. Aku egois."
"Ada yang harus kamu tau. Perempuan itu, yang membuatku dibuang keluar Seoul saat SMA.
Dia Kim Minkyung."
"Sewaktu melihatnya kembali ke kehidupanku. Aku jujur nggak sanggup. A-Aku nggak bisa." Suaranya bergetar, sepertinya Yebin akan menangis lagi.
"Banyak hal yang belum aku selesaikan dengan Kim Minkyung. Kami berpisah dan meninggalkan banyak hal. 6 tahun itu berat untukku, tapi syukurlah, ada kamu."
"Aku nggak pernah ada niat untuk bikin kamu sakit. Tapi ternyata aku sudah melakukannya. Kamu mungkin bosan mendengarnya, tapi aku benar-benar minta maaf Gyul. Aku nggak tau harus bagaimana 4 tahun ini tanpa kamu."
Mendengarnya malah semakin membuat emosi Gyuri memuncak. Ia sudah tidak dapat menahannya lagi.
"Ya! Kamu juga sadar kan kalau aku selalu ada buat kamu selama ini?! Kenapa masih bisa-bisanya kamu selingkuh?!" Suaranya pecah.
"Ah! Salahku! Salahku semua ini. Aku terlalu baik sama kamu dan kamu salah mengartikan sikapku. Dan aku bodoh."
Selama pertengkaran mereka, ini kali pertama Gyuri menyetuhnya. Ia bisa merasakan kedua tangan Gyuri pada pipinya yang basah.
"Aku sebenernya nggak pingin kita selesai seperti ini. Kamu ada di kehidupan aku selama hampir 4 tahun ini. Aku bisa aja memperjuangkan kita lagi. Tapi Yeb, itu semakin berat buat aku. Dulu semuanya gampang karena kita ngelakuinnya sama-sama. Tapi kamu berhenti berjuang, aku nggak sanggup sendirian. Perasaanku ke kamu itu berat, berat kalau aku sendiri yang nanggung.
I love you."
Rasa hangat ciuman Gyuri pada bibirnya akan selalu ia rindukan. Bukan hanya itu, rasa nyaman dan aman saat berada dalam dekapannya.
Jang Gyuri bukanlah hanya sekedar kekasih tapi keluarga. Gyuri menjaganya selama 4 tahun ini. Mata mereka terpejam merasakan akhir dari perjuangan itu. Melepas lelah, membiarkan lukanya menganga entah kapan sembuhnya.
Tangan Gyuri membelai rambut Yebin.
"Jaga diri baik-baik. Aku minta maaf karena nggak bisa membuatmu lupa dengan Kim Minkyung. Kita udah sama-sama berusaha. Goodbye""Gyul.." Tangis Yebin pecah, ia memeluk Gyuri. Erat. Besok mungkin ia tidak akan bangun disamping sosok Gyuri. Gyuri akan pergi dari kehidupannya. Sejenak Yebin merasa takut, ia terbiasa memiliki Gyuri disetiap seluk kehidupannya. Apakah ia bisa menjalani esok?
Ia sangat beruntung memiliki Gyuri. Itu yang tidak akan pernah ia lupakan. Perempuan itu ada pada masa terendahnya, ia tidak tau bagaimana jadinya kalau ia tidak bertemu Gyuri.
"Naik sana, udah malem. Mata kamu sembab, sebelum tidur dikompres dulu. Nggak lucu kan kalau matamu bengkak gitu besok. "
Sebelum pergi, Yebin kembali mencium bibir Gyuri dalam.
"Yebin. Sudah."
"Terimakasih ya Gyul. Terimakasih sudah ada dikehidupanku. Aku minta maaf."
-
Perasaan kehilangan itu begitu memukul Gyuri. Ia tidak pulang ke rumah. Ia kembali ke dorm. Seluruh ruangan sudah gelap tapi tivi masih menyala."Gyul, kau kembali?" Saerom sedang menonton film bersam Chaeyoung dan Jiwon.
"Saerom.."
Suaranya lirih lalu tangisnya pecah begitu saja. Ia meronta. Gyuri sudah menahannya begitu lama, kesedihannya meledak.
Ia memeluk Saerom erat dan tangisnya membasahi piyama Saerom. Di tengah ruangan yang gelap dan hanya bersinar layar tivi, Gyuri menyerah. Chaeyoung mengerti apa yang telah terjadi.
Gyuri unnie sudah menyerah.
Ia kehilangan Yebin, kehidupan Gyuri selama 4 tahun ini segalanya tentang Yebin. Bagaimana ia menajalani kehidupannya setelah ini? Ia tidak tau. Butuh waktu yang lama untuk menyembuhkan lukanya.
-
Satu hal lagi yang membuat perasaannya runtuh. Yebin kira ia masih punya kesempatan untuk bertemu Gyuri lagi. Gyuri meninggalkan tasnya di kamar Yebin. Tapi saat ia lihat, itu tas pemberiannya. Yebin punya perasaan aneh mengenai itu. Ketika membuka isi tasnya, Yebin kembali menangis.Ia benar-benar ingin melupakanku.
Beberapa barang kenangan mereka ada di dalam tas itu. Foto mereka berdua, barang couple, ia menemukan sebuah kunci dan secarik kertas.
Untuk Yebin,
Barang lainnya ada di loker umum Taman Deokseodang.Ia berteriak setelah membaca isi kertas itu. Yebin dalam denial kalau Gyuri dan dirinya sudah bukan apa-apa.
Amarahnya menuju ke foto-foto dirinya dengan Minkyung. Bahkan dalam kumpulan foto itu terdapat foto dirinya dan Minkyung sedang berciuman dibalkon apartemen Minkyung. Ia mengamati foto itu terlalu lama.
Foto ini diambil dari tower apartemen seberang. Kita sudah lama diikuti! Terlalu kebetulan jika posisinya sangat tepat!
Siapa orang yang tega membuat Gyuri terluka seperti ini? Maksud Yebin, bukannya ia bermaksud tak tau diri. Tapi Yebin punya caranya sendiri untuk menyudahi hubungan mereka. Bukan dengan foto-foto ini.
Lalu.
Foto itu mengingatkannya pada sesuatu. Malam itu...
Yebin. Aku berjanji akan mengeluarkan kita berdua dari situasi ini.
KIM MINKYUNG!

KAMU SEDANG MEMBACA
A | Rore • Minkyebin
Fiksi PenggemarHarta, Tahta, RoA - Sequel dari Superior You Baca: https://my.w.tt/vcFoJ7G3BS