Secret Autumn

105 21 3
                                        

Author : divarkt_22

Genre : Friendship

Cast :
🍁 Lucas NCT
🍁 Choi Yena Izone

Butiran Daun mulai berjatuhan memenuhi setiap sudut kota Seoul, pagi ini adalah pagi pergantian musim

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Butiran Daun mulai berjatuhan memenuhi setiap sudut kota Seoul, pagi ini adalah pagi pergantian musim.
Setiap tahun penjuru kota Seoul telah dipenuhi hiasan lampu kerlap-kerlip untuk menambah kemeriahan pagi yang selalu dinantikan setiap orang, bahkan Namsan Tower dan Hangang Bridge telah ramai oleh orang-orang yang datang dari berbagai penjuru demi menikmati gugurnya bunga-bunga dari pohon nya.

Berbeda jauh dengan seorang gadis yang hanya bisa duduk termenung seraya memperhatikan pemandangan kota Seoul dari apartement mewahnya.
Hanya ada sebuah harapan dalam benaknya, namun harapan tersebut tak kunjung terwujud.
Walaupun jauh dilubuk hatinya merasa kecewa, tapi ia tak pernah patah semangat.
Selalu tersenyum sepanjang hari seakan menutupi seluruh kepedihannya

Namun semua fikirannya buyar manakala suara nyaring seorang lelaki memanggil nama nya.

"Choi Yena!!" teriak sang lelaki.

"apa?" balasnya tanpa menoleh sedikit pun.

"ingin jalan-jalan bersama saya tidak?" tanya sang lelaki itu.

"kemana?" tanya Yena.

"ke Sungai Han." ujar sang lelaki.

Mendengarnya, Yena pun menolehkan kepalanya ke arah Lucas

"apakah bisa?" lirihnya.

"kita harus mencobanya, yena ingin merasakan nya kan?" tanya lucas.

Yena hanya bisa mengangguk singkat, namun terlihat jelas dari tatapan matanya yang sendu untuk membawa nya pada secercah harapan yang telah dinanti-nantinya sejak lama.

Lucas yang melihat nya hanya bisa menghela nafas. Sejak awal mereka bersahabat, keinginannya hanya satu yaitu membahagiakan sahabatnya, Choi Yena.

Lalu Yena pun bangkit dari kursinya dan dia memasuki kamarnya untuk bersiap-siap pergi bersama Lucas.

"jangan lupa untuk memakai jaket yang tebal ! " perintah Lucas.

Setelah Yena berpenampilan akhirnya dia jatuh hati pada sebuah jaket yang berwarna hijau tosca lalu dia memakainya untuk mengurangi sedikit rasa dingin.

"jaket ini diberikan Lucas pada saat aku kedinginan tahun lalu, hari ini ingin kupakai supaya dia selalu ingat dengan hadiah yang dia berikan padaku" ucap yena dalam hati.

Lalu dia keluar dari kamarnya dan menemui Lucas, lalu Yena mengambil dua heatpack untuk jaga-jaga supaya dia tidak kedinginan

Suhu Korea Selatan hari ini adalah 15•C yang membuat Yena harus menebalkan jaket nya pada pagi hari ini

"bagaimana, masih sanggup?" tanya Lucas sambil membopong Yena.

"tenang saja, aku masih sanggup kok" ujar Yena sambil memeluk lengan Lucas.

"jikalau tidak sanggup bilang ya" ucap Lucas lalu menyalakan mesin mobilnya.

Sambil memegang heatpack nya karena begitu keluar dari apartement udara dingin sangat menusuk kulitnya, Yena hanya bisa bertahan diluar sekitar 1-2 jam

Akhirnya mereka sampai di Sungai Han begitu keluar dari mobil Yena lalu memegang heatpacknya dan menggandeng tangan Lucas supaya dia tidak kedinginan

"kamu gapapa kan yen?" tanya Lucas.

"aku cuma bisa bertahan 1-2 jam aja diluar setelah itu, aku akan merasa kedinginan karena terkena angin diluar" ujar Yena sambil melihat pemandangan Sungai Han.

"oke, tapi kalau kamu tidak sanggup bilang ya" ucap Lucas.

Setelah 1 jam berada diluar, Yena menunjukan tanda-tanda bahwa dia mulai tidak sanggup berada diluar lama-lama

"cas, aku tidak sanggup kita pulang aja ya." ujar Yena dan Lucas lalu membopong Yena kemobil

"kamu tahan ya yen, aku bakalan ngebut ini." ujar Lucas

Ketika sampai di apartement tanpa aba-aba, Lucas langsung menggendong Yena untuk masuk kedalam apartement karna Yena sudah tidak tahan lama-lama berada di luar

Lalu Lucas menghidupkan pemanas ruangan supaya Yena tidak kedinginan lagi

"dingin banget ya yen?" tanya Lucas sambil dia menghangatkan tangan Yena

"sebentar ya, aku ambilin air hangat dulu biar kamu minum." ujar Lucas lagi, sambil berjalan ke dapur

Sementara Lucas mengambil minum Yena hanya bisa mengahangatkan seluruh tubuhnya dengan segala cara

"ini yen, minum dulu supaya hangat." ucap Lucas.

"makasih ya cas, udah mau jadi penolong aku kapanpun dan dimanapun" ujar Yena sambil memeluk Lucas

Lucas hanya tersenyum simpul dan berkata

"aku bakalan selalu jadi penolong kamu, disaat kamu membutuhkanku. Aku akan datang menjadi penolong kamu yen" ujar Lucas tersenyum dan mengacak rambut nya Yena.

"jangan pernah jauh dariku ya" ujar Yena lalu mengeratkan pelukan nya ke Lucas

END

END

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Autumn Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang