41| Nostalgia

4.9K 507 22
                                        

Boboiboy dkk adalah milik monsta saya hanya meminjam karakter nya saja.dan cerita ini asli punya saya

AU,Family,Angst(maybe?),Humor,Hurt,Drama,Friendship,Elementals Siblings

Rate : T
13+

Δ Δ
-

"kak,dingin"

"kak,Mama mana?"

"kak,mau pulang"

"Upan capek kak"

Halilintar tersenyum miris ketika keluhan itu kembali teringat dalam kepala nya.

Sekarang Ia berada disini,tempat dimana dulu mereka di tinggal.

"kak?"

Halilintar menoleh,Taufan sudah berada di sebelah nya.

"ngapain malah kesini? Ayo pulang." ajak Gempa.

"duluan aja." jawab Halilintar singkat.Ia bersandar pada sebuah tiang,lalu melipat tangan nya di depan dada.

Halilintar memperhatikan sekliling nya,walaupun sudah banyak yang berubah,tempat ini masih tetap terasa sama.masih tetap menyimpan kenangan menyakitkan.

Handphone Halilintar kembali berdering,karena Ia malas mengangkat nya.Halilintar memberikan handphone nya pada Taufan.

"lo tadi ke rumah siapa kak?" tanya Gempa.

Jawaban yang didapatkan Gempa hanyalah keheningan.

"pulang yuk kak,tapi beli makanan dulu,mereka udah kelaperan tuh." ucap Taufan yang baru selesai menelfon.

"duluan sana."

"tapi kak—"

"fan.."

"ah iya iya," jawab Taufan yang akhirnya mengalah "nih,pegang hp lo kalo ada apa apa,telfon."

Halilintar kembali berjalan ketika Taufan dan Gempa sudah tidak terlihat lagi.Ia rindu kota ini,Ia rindu kenangan kenangan yang ada.padahal baru sekitar 2 bulan Ia meninggalkan nya.

Kaki nya melangkah kemana saja yang Ia mau.mata nya menjelajah kesana kemari,memperhatikan setiap sudut jalanan ini.

Ada beberapa tempat yang mempunyai kenangan tersendiri bagi nya.Ia berdiri di depan sebuah bangunan yang dulu nya adalah taman bermain.

Halilintar masih ingat ketika dulu Ia sering mengajak adik adik nya bermain kesini secara diam diam.bukan nya tidak boleh bermain di luar,Mereka hanya tidak diperbolehkan untuk bermain jauh dari rumah.Ya bayangkan saja,di umur segitu di izinkam bermain jauh jauh,tidak mungkin kan?

"Fan,Gem,ayo pulang."

Saat itu mereka masih berumur 7 tahun,masa masa paling bebas untuk bermain.

"bentar lagi kak." jawab mereka kompak.

"udah sore,mau hujan."

Taufan dan Gempa saling berpandangan sebentar,lalu berlarian menghampiri Halilintar yang sedang di duduk di ayunan.

"gimana kalo kita main hujan?" usul Taufan yang jelas jelas tidak disetujui Halilintar.

"ayo lah kak,sekali sekali kan?" bujuk Gempa.

"nanti kalian sakit."

"gak kak,percaya deh." jawab Taufan.

Dulu,wajah memelas itu terlihat sangat lucu.namun sekarang malah menyebalkan,apalagi Taufan.

PAIN [Boboiboy]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang