Boboiboy dkk adalah milik monsta saya hanya meminjam karakter nya saja.dan cerita ini asli punya saya
AU,Family,Angst(maybe?),Humor,Hurt,Drama,Friendship,Elementals Siblings
Rate : T
13+
Δ Δ
—
Dari hujan aku belajar bahwa air hujan berkali kali jatuh tanpa mengeluh pada takdir
—Tuan Polar Bear a.k.a. Ice R. Ardian
🐣🐣🐣
Gempa membuka gorden secara perlahan,untuk memastikan apakah mama nya masih berada diluar.ternyata sudah tidak ada,baguslah fikir Gempa.
"kak Hali masih di kamar?" Tanya Gempa pada Taufan.
"capek gue bujukin nya"
Gempa menghela nafas,jika Hali sudah seperti ini akan susah jadi nya.
Gempa pun pergi ke kamar Hali,diikuti oleh Taufan di belakang nya.Baru saja ingin mengetuk pintu,Hali sudah keluar dari kamarnya.
"kak? Mau kemana?" tanya Gempa ketika melihat Hali tidak menggunakan seragam sekolah.
Halilintar tidak menggubris kedua adiknya itu,Hali berjalan dengan langkah terburu buru.
"kak,mau kemana sih?" tanya Taufan.Ia sudah kesal karena sikap Hali yang menurutnya kekanak kanakan.
"bukan urusan lo" ketus Hali lalu mendorong pelan Taufan agar menyingkir dari jalan nya.
"kak,mau kemana?" tanya Blaze ketika melihat Hali turun dari tangga.
Hali mempercepat langkahnya,sebelum ada yang menghalangi nya lagi.ia cepat cepat membuka pintu rumah,dan berjalan keluar dari pagar lalu memasuki taksi online yang sudah ia pesan.
Taufan mengambil kunci motornya,lalu mengikuti Hali diam diam.namun tetap saja Hali tau jika Taufan mengikuti nya.
Hali menyuruh supir taksi itu untuk mempercepat laju mobil nya,dan melewati jalan pintas.
Taufan yang memang membawa motor secara perlahan pun akhirnya kehilangan jejak Hali.
Dalam hati,Taufan sudah sibuk menyumpah serapah kenapa bisa mempunyai kakak seperti itu.
Kak Hali
Gak usah cari gue,kalian sekolah aja,gue cuma pergi sebentar
Gempa segera membalas pesan singkat yang dikirimkan oleh Hali.
Kan bisa bilang mau kemana,jangan bikin kita panik gini
Gempa yang kesal karena pesan nya hanya di baca oleh Hali pun langsung menelfon nya.
"kak,lo ke—"
"gue ke Bandung,perusahaan dalam bahaya"
Tutt–
Kali ini Gempa benar benar kesal pada Hali,ia kembali menelfon Hali tapi handphone nya malah tidak aktif.
===
"gara gara kak hali kita telat,tuh orang kenapa sih? Marah mulu,apa apa kabur,apa apa lari,kesel gue!" cibir Taufan.
"tau nih,gak ada sejarah nya Solar tuh di hukum gara gara telat" sahut Solar.
"mana pergi gak bilang lagi,kalo kenapa napa kan kita juga yang susah" ujar Taufan yang masih kesal.
Sementara Gempa masih sibuk mengirimkan pesan pada Hali.ia masih tidak mengerti apa maksud Hali tadi.dan kenapa juga harus mendadak.
KAMU SEDANG MEMBACA
PAIN [Boboiboy]
Teen Fiction[REVISI] "Segitu bencinya lo sama dia kak?" -Taufan "Lo gak lupa kan fan, siapa yang buang kita?" -Halilintar "Lo juga gak lupa kan kak, siapa yang lahirin kita?" -Taufan "Kalo bisa minta, gue gak mau di lahirin." -Halilintar Diabaikan, dilupakan, l...
![PAIN [Boboiboy]](https://img.wattpad.com/cover/196791575-64-k340882.jpg)