[방탄소년단 x 전정국]
Jeon Jungkook harus mampu hidup sendiri sejak kecil. Dia harus bertahan dalam lingkungan baru sendirian. Begitu lama dia menderita hingga akhirnya dia menemukan para malaikat penolongnya. Namun apakah itu saja mampu untuk membuatnya me...
Aku adalah orang yang paling membenci kematian, di mana takdir merenggut semua orang yang bahkan belum sempat mengecap manisnya hasil kerja keras mereka selama hidup. Dan pada akhirnya, aku membenci bagaimana Tuhan seperti berencana untuk memaksaku menjadi saksi atas semua yang terjadi.
Aku adalah orang yang paling takut pada kematian, si pengecut yang selalu bersembunyi di balik ketiak orang lain, pecundang yang memaksa dunia menerima di saat tempatnya memang bukan di sana. Aku tidak pernah berencana untuk mati, tapi mungkin dunia sudah muak dengan kehadiranku. Barangkali begitulah kematian membuatku percaya bahwa dia jauh lebih baik dari kenyataan. Maka di sini, aku memutuskan untuk mengakhiri semuanya.
Dunia takkan berhenti berputar hanya karena pecundang sepertiku musnah dari sana. Tidak ada yang menangisi kematianku, bahkan mungkin takkan ada yang datang ke pemakamanku. Jika polisi yang menemukan pesan ini, aku ingin meminta maaf karena membuat pekerjaan kalian bertambah.
Kuharap suatu saat nanti, jika aku diizinkan untuk menjalani kehidupan selanjutnya, dunia ini sudah berubah menjadi tempat yang tetap menjaga anak-anak tanpa orang tua. Tempat di mana pendapat anak muda dihargai dan diperhitungkan. Jika ditanya kenapa, aku bertemu dengan orang-orang baik yang harus menderita karena stereotip bahwa anak-anak yang ingin menentukan jalannya sendiri adalah anak pembangkang. Anak-anak yang pergi untuk tetap hidup dan waras akan dicap sebagai anak nakal tanpa peduli apa alasan mereka melakukannya. Meski pendapat seorang pengecut yang bahkan sudah mati sepertiku tidak akan diperhitungkan, tapi kuharap itu adalah tempat yang bisa kulihat suatu saat nanti.
Dan meski aku tahu tidak ada yang ingin mendengarnya, selamat tinggal.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.