PERFECT OBSESSION 19 || CRAZY OBSESSION

31.4K 1.9K 104
                                        

"I Will find you!"

- Yudhistira -

©©©

Yudhistira Sabhara, nama yang selalu melekat padanya selama beberapa tahun ini. Terkadang, dia merindukan bagaimana rasanya kembali menyandang nama Raden Yudhistira Cakraningrat. Seorang anak yatim piatu dengan darah biru mengalir dalam tubuhnya. Menjadi seorang anak biasa yang bisa melakukan apapun. Menjadi seseorang yang normal dalam menjalani kehidupannya. Namun, kehidupannya tidak akan pernah menjadi seperti yang dia inginkan. Dia kehilangan segala hal, bahkan saat tersisa satu-satunya hal yang paling dia inginkan sekalipun.

Dia berdiri dekat kaca yang tembus pada pemandangan kota yang terlihat padat dari lantai dimana dia berpijak. Kedua telapak tangannya, dia letakan ke dalam saku celana bahannya. Jas hitam melekat di tubuhnya menyempurnakan penampilannya yang rapi dan elegan. Kantornya yang berada di lantai tertinggi gedung saat ini menjadi tempat pelariannya selama seminggu. Setelah kejadian terakhir saat dia pingsan, dia terbangun justru sudah berada di rumah sakit dengan infus terpasang di tangannya. Selama lima hari dia di rawat disana, dan sekarang walau lukanya masih belum baik-baik secara sempurna, Yudhis memilih untuk mengantor lagi.

"Permisi pak? Ada Radi yang ingin bertemu, Bapak. Dia berkata ini urusan penting."

Suara interkom dari telepon menginterupsi lamunan Yudhis. Dia mendekat lalu menjawab untuk menyuruh Radi, anak buahnya masuk ke dalam ruangannya.

Tok tok tok

"Permisi, Pak." Ujar Radi setelah membuka pintunya.

"Bagaimana? Ada perkembangan lebih lanjut?"

"Sudah, Pak. Hampir sebagian saham dari Gunawan Property and Co sudah berhasil kami dapatkan. Isu yang kita sebarkan juga sudah menyebar luas. Para pemilik saham disana mulai goyah, dan dengan sedikit paksaan mereka mau untuk menjual sahamnya pada Sabhara group. Ditambah dengan jumlah uang yang mereka dapatkan cukup besar. Dalam waktu satu minggu, anda akan menjadi pemilik saham terbesar disana."

"Buat aku menjadi pemilik saham terbesar dari perusahaan itu dalam waktu 2 hari. Bagaimanapun caranya setelah berhasil langsung adakan rapat dewan direksi untuk mengusulkan pergantian kepemimpinan dari keluarga Gunawan menjadi sepenuhnya milikku. Jangan membuatku menunggu sampai lebih dari tiga hari, Radi! Lakukan semuanya dengan cepat dan bersih!"

"Kami akan mengusahakannya, Pak." Jawab Radi.

"Ada laporan dari Sydney?"

"Nona sepertinya sudah mengetahui keadaan perusahaan Ayahnya, Pak. Kemarin, tangan kanan Pak Gunawan datang ke rumah sakit dimana beliau dirawat. Setelahnya, Nona terlihat keluar dari ruang rawat Ayahnya dalam keadaan marah."

Yudhis mengetuk mejanya beberapa kali saat mendengar laporan yang dia dapatkan tentang Radea. Pandangannya seperti blank, akhirnya dia melakukan hal ini lagi. Bertindak sendiri tidak peduli pada resiko yang akan dia terima kelak. Dia hanya peduli pada dirinya sendiri. Yudhis tidak ingin mengelak bahwa dia memang egois. Sejak dulu hingga sekarang, dia tidak berubah.

Dulu korban dari keegoisan dirinya adalah Antariksa. Kemudian sekarang, Radea yang harus menanggung dari sikap Yudhis. Bukan tidak tahu, Yudhis jelas paham dengan apa yang nantinya mungkin bisa terjadi. Gadis itu pasti akan sangat membenci dirinya. Dia jelas akan kehilangan sosok Rara yang selalu ingin bersama dirinya. Dia akan kehilangan Radea yang selalu menatapnya dengan tatapan memuja. Hanya akan ada kebencian. Hanya akan ada benci di setiap tatapan matanya. Dan dia harus bisa menerima semua itu.

Brak!

Pintu ruangannya terbuka dengan bantingan cukup keras. Yudhis tahu lambat laun dia akan menghadapi lelaki ini. Yudhis menatap Radi memberinya kode untuk keluar. Lelaki itu menangkap maksud bosnya lalu menunduk hormat kemudian keluar. Lelaki yang tadi membuka pintu secara kasar berdiri di seberang mejanya sambil membawa sebuah map. Yudhis melihat gerakan kasar lelaki itu melempar map cokelat di tangannya lalu melepas kancing jas yang terkait pada tubuhnya.

Perfect Obsession [TERBIT] (JUPITER SERIES #1) Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang