PERFECT OBSESSION 38 || PEBINOR VS PELAKOR

41.7K 2.2K 437
                                        

"Manusia tidak punya malu!"

- Radea Pitasari G -

©©©

Antariksa mengeratkan cekalannya pada leher lelaki di sampingnya. Dia marah, lega, senang, dan semua bercampur menjadi satu. Senang dan lega karena lelaki ini masih hidup. Marah karena dia telah ditipu oleh orang terdekatnya. Bayangkan saja, dia sudah menangis dua hari dua malam saat mendengar kabar kematian lelaki ini, tapi tiba-tiba saja dengan kurang ajarnya Ucup, sang dokter datang tanpa beban sama sekali mengatakan bahwa semua itu hanya prank semata.

Saat kabar itu datang lewat grup chat, Antariksa langsung terhenyak. Dia baru saja bangun dari tidurnya dan mendapatkan sebuah pesan dari Ucup yang membuat dia langsung ingin mencekik lelaki itu seketika. Bukan hanya dirinya yang kesal, Bimo dan Revan bahkan mengumpati lelaki itu di chat secara beruntun.

Grup, Petinggi Jupiter 53

Geraldi Ucup Santosa : Weh!
Gue punya kabar bahagia buat Lo semua!
Serius nih!
Woi!!
P
P
P

Revan Adijaya H : MASIH PAGI BUAT LO CARI RIBUT, BANGSAT!!

Geraldi Ucup Santosa : Yudhistira Sabhara masih hidup!!

Bimo Setiawan : Bercandaan lo gak lucu. Jangan sebut nama Yudhis kalau cuma buat bercanda, Cup!

Geraldi Ucup Santosa : SERIUS GUE!! DIA MASIH HIDUP! KEMARIN ITU CUMA PURA-PURA.

Geraldi Ucup Santosa send pict!

Geraldi Ucup Santosa : SELAMAT YAH KARENA KALIAN SUDAH TERKENA PRANK HAHAHA!!

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Geraldi Ucup Santosa : SELAMAT YAH KARENA KALIAN SUDAH TERKENA PRANK HAHAHA!!

A few minutes laters.

Revan Adijaya H : DIMANA LO BAJINGAN!!

Bimo Setiawan : SHARE LOCK CEPETAN, SETAN!!

Revan Adijaya H : Tungguin gue yah lo, Cup! Gue bawain celurit buat gorok lo! Liat aja!!"

Bimo Setiawan : DIMANA LO?!!

Antariksa Sabhara : DIA DI RUMAH SAKIT. KITA KETEMUAN DI SANA BIM, VAN!

Kemudian, di sinilah mereka semua. Menyerbu Rumah Sakit, mencari keberadaan Ucup yang bersembunyi. Sebelum dia hendak menuju Rumah Sakit, Ayahnya baru memberitahu perihal Yudhis yang masih hidup serta penangkapan Bella dan kondisi Radea di Rumah Sakit. Tadinya, Antariksa ingin berangkat bersama dengan keluarganya, namun karena dia sudah terlanjur emosi akhirnya dia berangkat sendiri terlebih dahulu ke Rumah Sakit.

Dengan pitingan Antariksa di leher Yudhis, dia membawa lelaki itu keluar menuju parkiran agar tidak terjadi keributan di dalam gedung Rumah Sakit. Begitu juga dengan Ucup yang berada di pitingan Revan. Mereka emosi, ditambah penampilan mereka yang sama-sama baru bangun tidur dengan memakai pakaian seadanya.

Perfect Obsession [TERBIT] (JUPITER SERIES #1) Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang