Carren dan Lucas pulang dari tempat pemakaman ayahnya. "Baiklah, jaga dirimu aku akan pergi ke kos untuk beristirahat agar memulihkan kekuatanku untuk besok, karena aku harus mencari kerja agar kita bisa mengontrak sebuah rumah untuk kita tinggali bersama." Kata Lucas kepada adiknya.
"Ok, jagalah dirimu baik-baik dan jangan terlalu lelah ketika mencari pekerjaan karena cuma Engkau yang aku punya saat ini." Ucap Carren sambil melambaikan tangannya ke arah Lucas.
Lucas melihat sekilas lambaian tangan Carren dan hilang begitu saja di balik pepohonan yang cukup lebat.Carren berjalan dengan sedikit tenaga yang masih tersisa di tubuhnya karena ia telah menghabiskan seluruh tenaganya untuk menanggis.
Padahal ia menyadari bahwa ia menanggis hanya sebentar saja, tapi rasanya kali ini bebannya begitu berat di bagian kepala hingga ke seluruh bagian badannya.Kali ini ia benar-benar sangat lelah.
Carren terjatuh di tengah-tengah rerumputan yang berada sedikit jauh dari tempat pemakaman Ayahnya. Carren jatuh tak berdaya dan dia pingsan tak sadarkan diri. Kali ini sepertinya tidak akan ada orang yang mengetahuinya dan menolongnya keluar dari tempat pemakaman ini.Cuaca hari ini begitu dingin dan sedikit berangin, sehingga membuat Axian sedikit kedinginan walaupun ia tertutupi oleh mantel yang cukup tebal.
"Sepertinya malam akan datang." Guman Axian dalam hatinya.Carren masih tidak sadarkan diri, ia hanya sendirian di tempat itu. Hanya baju yang sangat tipis yang menutupi tubuhnya dari cuaca dingin dan berangin. Kotak silver dalam tas sandang Carren seketika bercahaya berwarna hitam kebiruan, cahaya yang di pantulkan dari kotak silver itu menembus kegelapan malam sehingga bentuknya seperti senter besar yang menerangi awan hitam.
Sepertinya orang tidak akan bisa melihat cahaya dari kotak silver itu. Karena tak semua orang yang bisa melihatnya kecuali dia mempunyai kekuatan. Tapi, tidak bagi Axian ia pasti bisa melihatnya dengan mata telanjang. Kemungkinan Axian tidak begitu memperhatikan langit karena Axian sibuk melihat dedaunan yang terbang terbawa oleh angin, orang yang berjalan, kendaraan yang berlalu lalang.
Hal itu membuatnya kembali ke masa dia dulu, seketika pikiran itu sirna ketika Axian melihat ada bintang jatuh dari atas langit dan Axian juga melihat cahaya dari kotak silver itu.
Pertama kali dia melihat cahaya ada di atas langit. Ya, cahaya kekuatan super yang hanya di miliki oleh batu permata, yang selama ini dicari-cari oleh semua makhluk iblis, manusia seriggala, dan vampir. Yang konon katanya siapa yang mendapatkannya akan di berikan satu permintaan.
Dulu Axian sangat ingin mendapatkannya karena ia ingin menwujudkan keinginan wanita impiannya, tapi sekarang semua harapan sirna karena wanita yang dia impikan di bunuh oleh kerabat kerjanya sendiri.
"Kejam!!" Ujar Axian penuh kebencian dan penyesalan. Untungnya ada peraturan yang melarang makhluk iblis untuk membunuh sesamanya, kalau tidak pasti sejak awal mereka bertemu akan ada perkelahian, pertarungan yang berujung kematian.
Axian heran mengapa cahaya itu muncul lagi setelah sekian ribu tahun lamanya. Axian tak menghiraukan cahaya itu, ia hanya melihatnya dari jarak jauh dan tak mau mendekati dimana cahaya itu berada. Tapi, semakin lama cahaya itu semakin terang dan menyilaukan kedua matanya.
Seperti memberi petunjuk dimana keberadaan cahaya itu sekarang.Axian sedikit penasaran dengan cahaya itu. Akhirnya ia memutuskan untuk mendekati dimana datangnya cahaya pada batu permata itu. "Hmm... sepertinya hari yang membosankan akan hilang." Ucapnya dalam hati.
***************************************Nantikan kisah selanjutnya...
Terimakasih

KAMU SEDANG MEMBACA
DEVIL MAN AND SEAL BOX
Misteri / ThrillerAxian adalah seorang manusia berumur delapan belas tahun yang dikutuk menjadi iblis, Axian harus berjanji kepada raja iblis agar menjauhi dirinya dari keberadaan manusia. tetapi suatu hari ia melanggar janjinya saat bertemu dengan Carren, gadis yang...