Carren berjalan mendekati Jeremi yang masih tak sadarkan diri di bawah lantai.
"Hei! Bangunlah dia sudah pergi." Ujar Carren kepadanya.
Lelaki itu perlahan membuka matanya, dan melihat seorang wanita di depan matanya yang tak lain adalah Jeremi dengan tatapan terpana melihat perawakan Carren yang rapi, bersih, dan indah di pandang."Apa yang kamu lihat? Apakah ada yang aneh dengan penampilanku?" Tanya Carren kebingungan.
"Ti...tidak, hanya saja kamu ternyata wanita yang sangat cantik." Bisik Jeremi tanpa berbasa-basi.
"Aah...mana mungkin, mungkin penglihatan kamu yang salah menilaiku." Jawab Carren tersipu malu."Benar, kamu sangat-sangat cantik hanya saja aku berbeda jauh denganmu. Usiaku 24 sedangkan kamu menurutku sekitar 18san." Jawab lelaki itu sambil mencoba untuk berdiri.
"Perkiraan yang tepat, betul sekali usiaku memang 18 tahun. Memangnya kenapa?" Tanya Carren keheranan."Aku ingin kamu jadi pacarku." Ujar Jeremi dengan lantang dan penuh percaya diri.
"Hah! Mana mungkin kita baru bertemu tapi kamu langsung menembakku begitu saja, emangnya apa alasanmu menjadikan aku sebagai pacarmu." Ujar Carren terkejut."Karna kamu cantik, dan kamu orang yang paling aku cintai untuk pertama kalinya." Gombalnya.
"Hm..." jawab Carren tersipu malu."Tapi aku tidak bisa menjawabnya sekarang." Ujar Carren sambil berbalik dan langsung berlari menuju ruangannya.
"Dia memang cantik, sayangnya aku sudah memiliki pacar yang lebih cantik darimu. Sekitar berapa yah? 3 orang kalau tidak salah dan kamu yang ke 4 kalau aku berhasil mendapatkanmu." Guman lelaki itu dan kemudian melangkah pergi."Hei! Dari mana kamu? Jam segini ngapain keluar." Tanya Keyza kepada Carren yang sedari tadi hanya senyum-senyum sendiri.
"Kenapa kamu? Kok raut wajahmu seperti itu." Tanya Keyza kembali."A...aku habis di tembak sama orang." Ucap Carren terus tersenyum senang.
"Tinggal terima aja, kok susah banget sih. Ngapain kayak orang gila senyum-senyum sendiri." Jawab Keyza kepada Carren."I...iya." jawab Carren.
"Tapi aku harus memastikan niatnya, apakah tulus atau hanya sekedar aku cantik." Jawab Carren penuh percaya diri."Hah? Cantik! Mimpi kamu, bangun woi! Bangun!" Jawab Keyza meledek.
"Masa iya aku nggak cantik?!" Jawab Carren putus asa."Oh, ya dengan apa kamu memastikan niatnya?" Tanya Keyza serius.
"Ya, dengan perilakunya terhadapku. Pertama dia telah bertanggung jawab atas kecelakaan yang telah ia perbuat, kedua dia yang pertama kali mengucapkan kalau aku cantik. Oleh karena itu aku sangat tersanjung dengan semua tingkah lakunya kepadaku." Jawab Carren mengira-gira."Oh, jadi begitu." Jawab Keyza sambil mengambil botol minum yang terletak di sampingnya dan kemudian mendeguknya sedikit demi sedikit.
"Tapi! Aku butuh satu niat lagi." Ujar Carren lantang.
Membuat Keyza terkejut dan air yang di mulutnya terbuang cuma-cuma ke lantai rumah sakit."Kenapa? Bukannya itu pantas." Ucap Carren.
"Iya...iya, pantas." Jawab Keyza langsung membersihkan lantai dengan tisu yang terletak di dalam tasnya."Bukannya hari ini kamu boleh pulang." Ujar Keyza lagi.
"Benar. Ayo pergi dari tempat membosankan ini." Jawab Carren langsung keluar dari pintu di ikuti Keyza di belakangnya."Kita naik apa?" Tanya Keyza.
"Ya. Naik taksilah, mana mungkin naik ojek berdua! Dan satu lagi kamu yang bayar, oke." Ucap Carren melambaikan tangannya ke taksi dan kemudian masuk ke dalamnya diikuti Keyza di belakangnya."Oke." Jawab Keyza di dalam taksi.
Taksi berjalan dengan cepat melintasi jalan yang lumayan ramai.***************************************
Nantikan kisah selanjutnya...
Terimakasih

KAMU SEDANG MEMBACA
DEVIL MAN AND SEAL BOX
Misterio / SuspensoAxian adalah seorang manusia berumur delapan belas tahun yang dikutuk menjadi iblis, Axian harus berjanji kepada raja iblis agar menjauhi dirinya dari keberadaan manusia. tetapi suatu hari ia melanggar janjinya saat bertemu dengan Carren, gadis yang...