Alarm sudah berbunyi menandakan waktu sudah pukul 05.30 WIB. Firyal bersiap-siap ia memakai sedikit make up, dan baju yang sudah ia persiapkan tadi malam. Hari ini adalah hari yang ditunggu-tunggu oleh Firyal. Lomba yang sudah dipersiapkannya dari 6 bulan yang lalu akhirnya datang juga.
"Wah!!! Adiknya kakak, cantik banget. Bakal ada yang suka dehh," bang Rafa memuji kecantikan Firyal.
"Hahahhaha, biasa aja Kak," jawab Firyal malu-malu.
"Makan dulu nih dek, biar semangat. Nanti kakak ama yang lain nonton kok," ucap Kak Rafa sambil memberikan sepiring nasi goreng ke meja Firyal.
"Mama, Papa juga? Ngga kan? Mana mungkin. Orang mereka asik dengan perusahaannya aja. Fir hanya anak buangan kali ya," ujar Firyal sedih.
Semuanya terdiam dengan ucapan Firyal.
'Tok-tok-tok'
"Biar kakak aja yang buka, kamu lanjutkan makan aja sana," ucap kak Indra.
*****
Firyal POV
"Firyal, udah siap?" Suaranya sangat ku kenali.
"Eh, Akhra, lo kok kesini dulu? Kenapa ngga ke lokasi langsung?" tanya ku.
"Iya dong, kan mau jemput Kamu Fir." Ucapan Akhra benar-benar menggetarkan hati. Ia kembali memakai kata-kata 'Kamu'.
"Okelah, udah izin ama Erise? Gue ngga mau jadi pelakor ya," ucapku kepadanya dengan serius.
"Iya udah kok Fir," jawabnya.
"Udah makan lo?" Aku menawarkan nasi goreng yang di buat kak Indra tadi.
"Udah kok dirumah. Tapi kalau kamu nawarin boleh kok," jawab Akhra kemudian mengambil piring dan sendok.
"Dasar." Aku melanjutkan makan. Ku melirik ke arah Akhra yang sedang makan sambil bergurau dengan abang-abang ku.
Sehabis makan kami pun langsung menuju ke lokasi lomba.
*****
Sesampainya di lokasi. Aku dan Akhra bertemu Erise dan Pak Sihombing, kemudian kami mencari tempat duduk dan melihat beberapa peserta yang sudah menunjukkan bakatnya. Masih banyak yang lebih bagus dari performaku. Ini membuatku down dan tidak percaya diri.
"Aku grogi," ucapku kepada Erise.
"Tenang Fir," jawab Erise.
"Fir, coba denger musik klasik deh. Biasanya aku denger lagu itu dan groginya hilang," ucap Akhra menyambar percakapan kami. Ia pun meletakkan sebelah headsetnya ke kupingku.
"Okey, apa yang lo lakukan Akhra. Lo membuat gue makin baper. Ini benar-benar seperti adegan dalam drama korea yang gue tonton. Akhra, please jangan lakukan ini atau jantung gue bakal meledak." Batinku sambil menatap lekat wajah Akhra. Memang sih dia ganteng. Cuma udah ada yang punya. Itulah makanya Firyal, jadi orang jangan gengsi kemaren.
*****
Kami menunggu hingga akhirnya giliran kami pun muncul.
"Kita pasti bisa. D-Star semangat, semangat, semangat," ucapku menyemangati anggotaku.
"Selanjutnya, kita akan mendengarkan suara dari tim D-Star."
Kami pun menanjakkan kaki menaiki anak tangga menuju ke panggung. Kemudian berjalan ke posisi masing-masing.
"Selamat siang semuanya, kami akan menyanyikan lagu Bad Liar yang dipopulerkan oleh Imagine Dragon. Silahkan menikmati penampilan kami," ucapku sebagai ketuanya. Aku melirik ke arah Akhra dan Erise. Kemudian menganggukkan kepala menunjukkan 'Ayo Kita Mulai'.
KAMU SEDANG MEMBACA
Sahabat Jadi Cinta
Genç KurguKamu tak perlu memiliki segalanya untuk bahagia, karena yang kamu butuh hanya seseorang yang mampu buatmu tersenyum disaat terluka. ~Firyal Nazhifa Hal yang paling disesalkan adalah ketika kita selalu mencari seseorang yang sempurna untuk kita pad...
