Awas typo...
....
Setelah pesanan datang, mereka segera mematikan ponselnya dan segera memakan pesanan mereka.
"Eh, ini gue liat di IG ada kopi yang lagi booming nih" ucap Luna
"Kopi apa?" Tanya Dimas
"Kopi Dalgona kan?" Tanya Nadhira sambil memakan kentang goreng.
"Nah bener. Lo kok bisa tau sih" ucap Luna
"Internet dah banyak yang posting" balas Nadhira
"Coba buat aja. Mumpung disini" ucap Farel memberi pendapat
"Nah bener tuh, kan banyak tuh karyawan disini. Bisa bantu bantu dikit lah, kalo kita salah bahan" lanjut Vero
"Boleh juga, gimana Dim? Boleh kagak kita numpang bikin di cafe om Lo?" Tanya Ghea
"Boleh boleh aja, asal jangan berantakin dapur" jawab Dimas.
"Yuk sekarang" Luna langsung berdiri karena terlalu bersemangat.
"Makan dulu" dengan kompak teman temannya memerintah Luna agar duduk kembali.
"Iya deh iya" Luna duduk di tempatnya semula dan langsung mengambil es nya yang masih tersisa.
Setelah beberapa menit, makanan yang semula masih utuh, kini tandas mereka makan tanpa tersisa. Mungkin efek karena habis pulang dari sekolah dan perut yang belum terisi apapun setelah dari kantin tadi siang.
"Yuk" Luna yang hendak berdiri langsung dicekal Dimas
"Lo gak kenyang apa? Biar makanannya turun dulu" ucap Dimas
"Tau tuh" saut Vero
"Sewot Mulu lu" sinis Luna
Saat sudah sekitar 10 menitan duduk karena kekenyangan. Akhirnya mereka berjalan menuju ke dapur cafe.
"Eh, tuan. Ada yang perlu kami bantu?" Tanya kepala pelayan bernametag Alex tersebut.
"Kami mau buat minuman sendiri. Boleh kan?" Tanya Dimas
"Boleh tuan, silahkan. Nanti kalau ada yang diperlukan bisa tanyakan kepada mereka yang ada di dapur" Alex pun pamit keluar dari dapur, karena tugasnya yang memang bagian penyaji makanan.
Dimas hanya mengangguk dan berjalan masuk ke arah dapur. Disana sekitar ada 10 pelayan yang sedang berkutat dengan alat masing masing.
"Dimana sih bagian pantry kopinya" gerutu Ghea
"Tuh tanya ke dia" ucap Farel menunjuk Dimas.
"Gue juga gak tau. Hehe" balas Dimas sambil terkekeh "gue coba tanyain deh" ucapan Dimas mengundang umpatan dari teman temannya.
Dimas berjalan ke salah satu pegawai cewe yang sedang mengiris sayur sayuran.
"Permisi" Dimas menepuk pundak nya. "Pantry kopinya dimana ya?"
Pegawai tersebut mendongak menghadap Dimas yang ada dibelakang nya. "Ada di-" ucapannya terputus saat pandangannya menuju ke Nadhira dan teman temannya.
"Di?" Tanya Dimas dengan raut bertanya tanya.
"Oh..em.. di depan tuan. Disini dapur khusus untuk makanan" jawabnya.
"Yang didepan?" Tanya Dimas memastikan.
"Iya tuan. Anda bisa lewat pintu itu, agar bisa langsung menuju ke pantry nya" ucap nya sambil menunjuk pintu berwarna biru.
"Ok, makasih....-"
"Fany" jawab pelayan itu cepat.
"Ok Fany. Makasih"
KAMU SEDANG MEMBACA
NADHIRA
Roman pour Adolescents............ Nadhira.. Yang memiliki nama asli Keyzia itu Merupakan Gadis yang cantik,periang,ramah dan baik. Dia adalah gadis yang sangat disukai oleh semua orang terdekat nya Namun,suatu ketika sifat nya yang seperti itu tergantikan dengan sifat...
