............
Nadhira..
Yang memiliki nama asli Keyzia itu
Merupakan Gadis yang cantik,periang,ramah dan baik. Dia adalah gadis yang sangat disukai oleh semua orang terdekat nya
Namun,suatu ketika sifat nya yang seperti itu tergantikan dengan sifat...
Dengan santainya Nadhira memasuki mansion dengan tas ransel yang berada dibahu nya. Ia pulang hampir memasuki waktu makan malam tiba.
Gadis dengan kuncir kuda itu langsung menaiki tangga menuju ke lantai dua tepatnya menuju ke arah kamarnya berada.
Sesampainya dikamar, Nadhira meletakan barang bawaannya ke atas kasur lalu melesat pergi ke arah kamar mandi untuk sekedar menyegarkan badannya yang sudah lengket dengan keringat.
Sekitar 20 menit berkutat di kamar mandi, Nadhira keluar dari walkincloset dengan kaos serta celana pendek sepaha berwarna putih dengan corak pohon kaktus pastel.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ia melangkahkan kakinya menuju ke meja rias, lalu mengambil hairdryer yang berada didalam laci untuk mengeringkan rambutnya yang basah karena keramas.
Tok tok tok
"Masuk aja, gak dikunci!" Ucap Nadhira sedikit meninggikan suaranya.
Ceklek
Nadhira mengalihkan pandangannya ke arah pintu, yang ternyata disana ada Samuel yang sudah siap dengan setelan kaos oblong berwarna hitam dan di padukan dengan celana pendek abu-abu berlogo centang putih disudut kanannya.
"Kenapa kak?" Tanya Nadhira seraya mematikan alat pengering yang berada ditangannya tersebut.
"Makan malam" jawab Samuel singkat sambil menyenderkan badannya di daun pintu.
Gadis itu hanya mengangguk "iya bentar, lagi ngeringin rambut dulu"
Samuel langsung menghampiri Nadhira yang berada didepan meja rias "Sini, kakak aja yang ngeringin. Biar cepet"
Tetapi, bukan Samuel namanya kalau gak bisa memaksa keinginannya. Cowok itu langsung merebut hairdryer yang berada ditangan adik bungsunya dan kemudian menyalakannya kembali. lalu, dengan cekatan mengarahkan alat tersebut ke arah rambut Nadhira yang masih basah. "Biar cepet, gak usah bawel"
Samuel langsung terkekeh saat melihat adiknya itu hanya memutar bola matanya malas. Ia terus menyisir rambut Nadhira agar cepat mengering dengan dibantu alat yang berada ditangannya tersebut.
Beberapa menit kemudian, Samuel mematikan hairdryer nya dan langsung menaruhnya diatas meja "udah, yuk makan" Nadhira mengangguk mengiyakan dan ikut beranjak keluar dari kamar menuju ke ruang makan.
Sesampainya disana, ternyata sudah terkumpul anggota keluarganya yang saat ini sedang bercanda gurau menunggu kehadiran Nadhira dan juga Samuel yang belum bergabung.
"Dari mana aja, kok lama?" Tanya Liona.
"Ngeringin rambut kak" jawab Nadhira sembari duduk disamping kursi yang sudah diduduki oleh Rafael.
"Oh" angguk Liona.
"Yaudah, kalau sudah kumpul semua. Ayo mulai makan malamnya" ucap Jessy sambil mengambil lauk untuk Liam suaminya.
Mereka pun langsung menuruti tanpa banyak bicara dan mengambil lauk yang sudah tersedia diatas meja.
Nadhira yang didepannya ada ayam goreng dan sayur sop pun langsung mengambil lauk tersebut. Karena gak mungkin ia mengambil udang tepung yang berada didepan Liam papanya, yang nyatanya duduknya dikursi paling pojok tepat disebelah kanan kepala meja. Makan hanya dua lauk ini pun Nadhira sudah bersyukur.
Mereka makan makanan dengan hening tanpa beragumen yang sangat memekikan gendang telinga. Tak ada obrolan apapun selain detingan yang disebabkan oleh sendok dan garpu.
Selesai makan, Nadhira pamit menuju ke kamarnya dengan alasan tugasnya yang sedang menumpuk, padahal juga enggak. Ia hanya malas bergabung diruang keluarga yang hanya bergosip seputaran pengalaman kesehariannya disekolah hari ini.
Lebih baik ia merebahkan dirinya di atas kasur dan memeluk gulingnya dengan erat daripada mengobrol santai lalu diselingi dengan camilan diatas meja, tapi ujung ujungnya membahas masalah bisnis atau perbutikan. Nadhira hanya bisa berdecak jika obrolan mengarah ke arah sana.
Sambil ia tiduran diatas kasur kingsizenya, Nadhira menyalakan lagu lewat sound kecil yang telah disambungkan dengan bluetooth ponselnya.
'but every time you hurt me, the less that I cry♪ and every time you leave me, the quickerthesetears dry♪'
'And every time you walk out the less i love you♪ Baby we don't stan a chance, it's sad but it's true♪'
'iam way too good at goodbyes♪'
------000-----
Next?! Spam 'next' sebanyak banyaknya ya...
Maaf Updatenya lama, tiba2 otak ngeblank tanpa sebab :b