Awas typo...
"Masalah sekecil apapun bisa menimbulkan masalah untuk ikatan persahabatan"
------•••------
Sesampainya di kantin, seperti biasa. Mereka langsung memesan makanan masing masing lalu mencari meja yang masih kosong agar bisa ditempati untuk mereka berenam.
"Situ aja, masih kosong tuh" tunjuk Luna ke meja yang masih kosong
"Oke"
Mereka duduk dan langsung memakan makanannya masing masing.
"Dhir, ntar kita nginep ke apartemen lo ya?" Ucap Ghea
Dengan refleks Nadhira sedikit tersedak
"Eh.. gapapa Lo dhir? Minum dulu nih" Luna memberikan sebotol air mineral ke Nadhira
"Boleh gak? Udah ijin ke nyokap kok, kita orang" ucap Farel
"Eh, emang buat apaan ke apartemen gue?" Tanya Nadhira tanpa memandang sahabat sahabatnya
"Loh? Gimana sih? Biasanya juga kita nginep kan?" Tanya Vero
"Gapapa sih.. tapi gue ada urusan, jadi gak bisa"
"Lo ada urusan apa? Biar kita jaga apartemen Lo sambil nunggu Lo pulang" saut Dimas
"Tapi gue ntar gak pulang, sorry banget"
Mereka menatap Nadhira heran
"Lo gapapa kan?"
"Gapapa kok" jawab Nadhira "yaudah masuk kelas yuk,bentar lagi bel mau bunyi"
Nadhira meninggalkan teman temannya yang masih setia ditempat
"Dia kenapa sih?" Tanya Ghea
"Mana gue tau" Farel mengangkat bahunya
"Aneh" ucap Dimas
"Yaudah masuk kelas aja dari pada disini terus yuk" ajak Luna
Mereka berlima pun berdiri menuju ke kelas mengikuti Nadhira yang sudah mendahului mereka.
Didalam kelas Nadhira sudah duduk ditempat nya hingga para teman temannya datang
"Lo gapapa kan? Aneh banget Lo hari ini" ucap Vero
"Gak" jawab Nadhira sambil memainkan hp nya
"Lah terus? Kita gak diijinin ke apartemen Lo ngapain?"
"Ada urusan" jawab Nadhira
"Beneran?" Dimas menaikkan alisnya
"Hem" Nadhira mengangguk
"Gak ada yang Lo sembunyiin dari kita kan?" Tanya Ghea
Nadhira menggeleng "sorry gue belum siap ngomong tentang kehidupan gue ke kalian" battin Nadhira
"Yaudah, lain kali aja kita ke sana" Luna menghembuskan nafasnya kasar lalu duduk di bangku nya sendiri
"Oke lah" diikuti yang lainnya
Ghea duduk di samping Nadhira langsung memainkan hp nya.
"I know you are hiding something from us" ucap Ghea pelan tepat di telinga Nadhira
Nadhira menatap Ghea yang tersenyum tulus "we are your friends not your enemies" ucap Ghea lagi, kini lebih dari sebuah gumaman.
Luna menoleh ke belakang lalu tersenyum "don't consider us stupid for a problem like this"
"You formed us into friendship" disambung Vero sambil menepuk bahu Nadhira pelan dari belakang
"don't avoid us because we are doubtful about it" lanjut Farel yang berada di samping Luna menoleh ke Nadhira
"we are brought together to give complaints that are not there to be hidden" ucap Dimas disamping Vero
Nadhira menunduk lalu mengangkat nya lagi. Ucapan mereka memang tidak terdengar sampai satu ruangan kelas, tetapi cukup didengar oleh mereka berenam "sorry I'm not ready"
Teman teman Nadhira menghembuskan nafasnya kasar "whatever" ucap mereka hampir berbarengan yang langsung fokus ke depan karena guru yang mengajar sudah memasuki kelas.
......
Istirahat kedua, Nadhira langsung menuju ke ruang osis bersama Vero.
Sahabat sahabatnya sengaja mendiami Nadhira untuk sekarang ini. Karena terlalu kesal dengan sifat Nadhira yang sedari dulu selalu begitu.
Didalam ruang osis mereka berdua hanya diam tanpa percakapan. Setelah semua anggota berkumpul, barulah mereka berdua membuka rapatnya.
Rapat OSIS berlangsung cukup lama sekitar 1-2 jam an hampir memasuki waktu pulang sekolah.
"Sekian, rapat hari ini selesai. Lain kali disambung lagi" ucap Vero datar
"Oke" jawab anggota mereka
Satu persatu mereka berjabat jabatan tangan lalu langsung keluar meninggalkan ruangan.
Vero langsung keluar ruangan tanpa memedulikan Nadhira
"Sabar dhirr" Nadhira menghembuskan nafasnya pelan lalu menyusul keluar dari ruangan OSIS tersebut.
Saat Nadhira keluar dari ruangan, kondisi koridor sangat ramai. Karena bel pulang sudah berbunyi 2 menit yang lalu.
Sesampainya di ruang kelas, Nadhira langsung mengemasi tasnya dan langsung menggendong nya.
Ia sempat melirik ke teman temannya yang baru saja keluar meninggalkan nya.
"Ya Tuhan... Masalah apalagi ini!!" Jerit Nadhira dalam hati
Nadhira keluar dari kelasnya menuju gerbang, lalu berjalan menuju perempatan jalan.
Disana sudah ada mobil yang dikendarai oleh Aldi, tanpa ba-bi-bu Nadhira langsung memasuki mobil tersebut.
"Udah lama kak?" Sapa Nadhira
"Enggak kok, udah kan?" Tanya Aldi menghadap ke Nadhira
"Iya" Nadhira mengangguk
Dengan segera Aldi mengendarai mobil nya menuju masion.
"Ada masalah?" Tanya Aldi yang menyetir
"Ah? Engga kok" jawab Nadhira "kenapa kak?"
"Itu muka kamu murung terus dari masuk mobil"
"Hahaha masa sih? Gak tuh" jawab Nadhira tertawa sumbang
"Hm.. yaudah kalo kamu gak mau kasih tau"
Kondisi dimobil kembali senyap hingga sampai di masion.
"Makasih kak" ucap Nadhira sebelum turun dari mobil
Nadhira marahan sama sahabat nya guys:(
Gimana dongg...
Jangan lupa VOMMENT!!!
Ditunggu ya.
Selamat hari Dirgahayu ke74 🇮🇩
17Agustus 2019
KAMU SEDANG MEMBACA
NADHIRA
Ficțiune adolescenți............ Nadhira.. Yang memiliki nama asli Keyzia itu Merupakan Gadis yang cantik,periang,ramah dan baik. Dia adalah gadis yang sangat disukai oleh semua orang terdekat nya Namun,suatu ketika sifat nya yang seperti itu tergantikan dengan sifat...
