Rumors #40 END

11K 303 9
                                        

Seperti perjalanan yang sangat panjang, aku harap kita akan bertemu di akhir yang membahagiakan.

KEVIN DALY


Dan aku akan menunggumu dengan setia di akhir itu, untuk menuju kebahagiaan yang sejati, bersamamu, selamanya.

Sarah Amelia.

***


Author POV.


Di rumah sakit.

Dokter langsung mengambil tindakan serius.

Kevin dan Hendri harus segera di operasi. Untuk Pria yang ternyata bernama Herman tersebut mengalami luka dalam yang lumayan serius, Sarah sendiri mengalami luka-luka lebam di leher, pipi dan sekitarnya. Semua  mendapatkan perawatan sesuai luka-luka mereka.

Malam berakhir kelam, mereka masuk ke ruang operasi hampir pukul 4 dini hari, Bambang dan Bayu yang menunggu di ruang tunggu, hampir 3 jam tapi belum ada kabar dari para Dokter.

Sarah yang memaksa untuk ikut menunggu akhirnya berhasil ketika memastikan kepada suster kalau dia baik-baik saja.

Sudah pukul 7 Pagi tapi belum ada kabar juga. Semua sangat panik dan khawatir. Keluarga dari Hendri juga sudah di hubungi oleh pihak polisi.

Mulai dari Ajeng, suaminya, anaknya, dan ada seseorang pria lainnya juga semua datang menunggu hasil dari operasi, mereka tidak saling sapa hanya berdiri sendiri dengan pikiran dan kekhawatiran mereka masing-masing.

Pukul 8:15 keluar seseorang dari ruangan operasi.

"Kami sudah berusaha sebaik mungkin, tapi pasien tidak dapat diselamatkan, maafkan kami, kami sudah berusaha sebaik mungkin, Tuan Hendri telah meninggal dunia." Ucap Dokter itu.

"Kevin , Dok ? Bagaimana dengan Kevin Dokter ?"

"Dia masih dalam kondisi kritis, kami akan memantaunya."

"Untuk keluarga dari pasien Hendri silakan ikut kami." Ucap Perawat lalu mereka semua mengikuti perawat itu, jujur saja rasa benci Sarah terhadap Hendri dan keluarganya sangat besar, dia bersyukur kalau iblis jahat itu mati.

Pada akhirnya semua yang hidup pasti akan mati dan kembali ke padanya.

***

Inggris. 2 Tahun kemudian.

"Kau akan memasak apa hari ini ?" Tanya seorang wanita yang sedang mengelus perut besarnya yang sedang hamil tua.

"Steak, kesukaan Mama gendut." Ucap pria itu sambil mencium kening wanita yang menggandeng tangannya dengan erat.

Mereka sedang berbelanja di salah satu supermarket untuk makan malam.

"Ada telepon sayang ?" Ucap Pria itu, dan wanita itu mengangkatnya.

"Mama ?" Seru wanita itu gembira.

RUMORS [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang