"Me gustas tu" berasal dari bahasa Prancis yang berarti "Aku menyukaimu", Me Gustas Tu juga merupakan judul lagu Gfriend.
Asano Gakushū dan Akabane Karma kembali bersaing di SMA Kunugigaoka. Di tahun kedua mereka, kembaran si Setan Merah datang dan...
Anak kelas 3-E dan pasangan Karasuma sudah berkumpul di jalan yang ada di dekat rumah keluarga Akabane. "Sudah semuanya nih?" tanya Karma.
"Hum, sudah semuanya.." jawab Isogai.
"Yosh, ayo ke rumahku~~" Karma langsung berjalan lebih dulu.
"Kalian jangan terkejut ya saat sampai di rumahnya..." ujar Nagisa. Tentu saja, karena rumah keluarga Akabane sangat mengejutkan dan selama ini hanya Nagisa yang pernah ke rumahnya. Bahkan saat akan ke Kyoto kemarin, Okuda dan Kayano hanya menunggu di tempat yang sama dengan yang saat ini.
Setelah mereka berjalan sedikit, mereka berhenti di depan rumah yang bisa disebut dengan mansion. "Kita sampai di rumahku..." Karma membuka gerbang rumahnya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"INI SIH BUKAN RUMAH NAMANYA!! INI MANSION!!" teriak mereka semua min Nagisa.
"Sepertinya kalian baru pertama kali kesini.." Gakushū tiba-tiba muncul di belakang mereka.
Anak kelas 3-E masih terpaku di depan gerbang, Gakushū malas meladeni mereka ditambah lukanya saat berkelahi dengan Karma kemarin belum benar-benar pulih. Gakushū langsung melewati mereka dan masuk ke mansion tanpa menghiraukan tatapan mereka semua.
"Dia masuk seakan ini rumahnya sendiri..." ujar Nagisa sweatdrop.
"Mau bagaimana lagi, sejak kecil dia sudah sering main kesini, kalian tidak mau masuk? Di luar dingin lho~~" ujar Karma. Tentu saja dingin, karena sudah awal musin dingin.
Mereka semua masuk dan melihat Gakushū duduk di ruang tamu yang cukup besar sambil memainkan handphone-nya. Mereka duduk di tempat yang kosong dan beberapa dari mereka berdiri.
"AAGGHHH!! KALIAN INI MEMANG TIDAK BERGUNA!! BAGAIMANA BISA RUANG KERJAKU DIBOBOL?!" terdengar teriakan Akatsuki tak jauh dari mereka dan membuat mereka semua terkejut.
"Abaikan saja dan jangan coba menguping, dia akan tambah marah," saran Gakushū.
Terdengar suara lelaki yang sayup-sayup, "SUDAH KUKATAKAN PADA KALIAN, SAYAP KANAN TIDAK BOLEH KALIAN MASUKI!! LALU KENAPA BISA KALIAN KATAKAN ADA YANG MEMBERSIHKANNYA?!" teriakan Akatsuki terdengar lagi.
"APA GUNANYA KALIAN MENJADI PENJAGA DISINI HAH?! INI SAMA SAJA SEPERTI TIDAK PUNYA PENJAGA!! KALIAN HARUSNYA MENGAWASI PARA MAID DAN BUTLER ITU!!" teriakan Akatsuki semakin membesar.
Suara sayup-sayup lelaki terdengar lagi, "TIDAK ADA ALASAN!! KALIAN SEMUA KUPECAT!!" teriakan Akatsuki benar-benar memekakkan telinga.
"JANGAN ADA LAGI YANG MUNCUL DIHADAPANKU!! JIKA AKU TAHU ADA DARI KALIAN YANG BERKHIANAT, KUPASTIKAN KEPALA KALIAN YANG MENJADI HIASAN DI RUANG KERJAKU!! PERGI DARI SINI SEKARANG!!" teriakan Akatsuki terdengar lagi, lalu beberapa lelaki dengan pakaian formal berjalan melewati mereka dan keluar dari mansion itu.
"Kalian sudah datang?" Akatsuki muncul dan mengagetkan mereka yang sedang menatap ke pintu. Akatsuki lagi-lagi memakai pakaian yang cukup membuat auranya menekan mereka.