"Me gustas tu" berasal dari bahasa Prancis yang berarti "Aku menyukaimu", Me Gustas Tu juga merupakan judul lagu Gfriend.
Asano Gakushū dan Akabane Karma kembali bersaing di SMA Kunugigaoka. Di tahun kedua mereka, kembaran si Setan Merah datang dan...
Mereka melihat kepergian Akatsuki dan Gakushū. Karma melihat jam tangannya.
"Sudah hampir jam makan siang, kalian makan disini saja, Yuki sudah membeli banyak bahan makanan," ujar Karma.
Karma menuntun mereka ke ruang makan yang lagi-lagi membuat mereka tercengang.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Oh kalian sudah datang, duduklah dulu, aku sedang memasak," ujar Akatsuki.
"Kami akan bantu.." ujar Kataoka.
Akatsuki terdiam sejenak, seolah memikirkan sesuatu dan mengangguk kecil, lalu kembali ke dapur yang ada di samping ruang makan.
"Kalau ingin membantu sebaiknya jangan terlalu banyak orang. Irina-sensei, Kayano-chan, Manami-chan, Kataoka-san dan Kanzaki-san saja, yang lainnya sebaiknya membantuku menyusun piring," titah Karma.
"Kenapa hanya mereka? Lagipula semakin banyak yang membantu semakin bagus kan?" tanya Kurahashi.
"Dia tidak suka sembarangan orang masuk ke dapur. Sayap kanan dan dapur sudah seperti daerah kekuasaannya," ujar Gakushū yang datang dari arah dapur dengan membawa buah-buahan yang sudah dipotong.
"Lalu kenapa kau memiliki akses ke semua tempat di rumah ini?" Terasaka seolah mengatakan yang mereka semua pikirkan.
"Ku anggap itu pernyataan karena aku tidak perlu menjelaskan hal itu," Gakushū kembali ke dapur.
Mereka semua menatap Karma, "sudah kubilang rumah ini sudah seperti rumahnya, ayahku bahkan lebih senang padanya dibandingkan padaku, entah siapa yang seorang Akabane..." Karma mendekati tempat piring dan mengambil beberapa piring.
Irina, Kayano, Okuda, Kataoka dan Kanzaki pergi ke dapur untuk membantu dan yang lainnya membantu Karma menyusun peralatan makan.
Karma yang sedari tadi sibuk mondar-mandir ke tempat piring tidak menyadari satu hal, Yoshida dengan santainya duduk di kursi yang ada di sisi pendek meja.
Gakushū yang datang kembali ke ruang makan karena diusir dari dapur menyadari hal itu. "Kau. Kenapa kau duduk disitu?" tanya Gakushū dengan nada tak suka.
"Memangnya kenapa?" Yoshida sama seperti Terasaka, belum bisa berdamai dengan Gakushū.
"Pindah sebelum Yuki melihatmu duduk disitu.." titahnya.
"Kutanya, kenapa?" Yoshida masih santai.
"Haruskah aku menjelaskannya?" tanya Gakushū sambil mengusap wajahnya, malas menjelaskan hal yang tidak perlu.