"Me gustas tu" berasal dari bahasa Prancis yang berarti "Aku menyukaimu", Me Gustas Tu juga merupakan judul lagu Gfriend.
Asano Gakushū dan Akabane Karma kembali bersaing di SMA Kunugigaoka. Di tahun kedua mereka, kembaran si Setan Merah datang dan...
"Oh ayolah!! Untuk apa kau mengganti sel-sel tubuhmu menjadi sel tentakel? Kau sama gilanya dengan sepupumu!!" Akatsuki tak tahan ingin memakinya.
"Diamlah... Kau tidak perlu berbicara, kita mulai saja, hmm?" Hakuei langsung menyerang Akatsuki dengan tentakelnya, Akatsuki menebas semua tentakel yang mendekatinya.
"Hei.. aku mau tanya satu hal. Kenapa kau sangat mendendam padaku sih?" Akatsuki masih terlihat santai.
"Kenapa? Tentu saja karena kau merebut semua dariku!! Kau sama saja seperti Asano-san!!" Hakuei berteriak dengan kuat.
"Eh? Kapan aku seperti itu?" Akatsuki memiringkan kepalanya, bingung.
"JANGAN PURA-PURA LUPA!! KAU TIBA-TIBA DATANG SAAT KELAS 3 SD DAN SEMUA PERHATIAN MEREKA LANGSUNG MENUJU PADAMU!! KAU BAHKAN MENJADI KETUA OSIS SAAT SMP PADAHAL KAU INI BUKAN LAKI-LAKI!! KAU JUGA MENJADI ALASAN GAKUSHU TIDAK MENCINTAIKU!! KAU ITU MEREBUT SEMUANYA!!" Hakuei berteriak sambil menyerang secara membabi-buta.
Akatsuki mengerti sekarang alasan kebencian Hakuei padanya bukan hanya karena dia memiliki hubungan dengan keluarga Asano. "Oh, begitu ya~~ Lalu... Kalau kau memang mencintai Shuu, kenapa kau mau membunuhnya dan keluarganya?" Akatsuki menghindari dan menebas tentakel Hakuei dengan santai.
"KALAU AKU TIDAK BISA MEMILIKINYA MAKA TIDAK ADA YANG BOLEH MEMILIKINYA!!" tentakel Hakuei malah bertambah banyak karena dipotong.
"Hee~~ klise sekali alasanmu~~ Dan juga... Apa-apaan tentakel gilamu ini?" Akatsuki jengkel dengan tentakel milik Hakuei.
"Tentu saja... semakin kau potong, tentakelku akan semakin banyak~~" Hakuei tidak berhenti menyerang Akatsuki.
Akatsuki semakin mundur, Itona dan Kayano langsung maju dan melawan Hakuei dengan tentakel portabel yang mereka bawa. Tentakel milik Hakuei berhasil dipotong dan tidak bisa menjadi ganda.
"Oh, begitu ya~~ Tentakel milikmu tak bisa berlipat ganda jika dipotong dengan tentakel ya~~" Akatsuki menyeringai lebar.
"Jangan lakukan hal bodoh, Yuki!" pekik Gakushu.
"Sayangnya~~ hanya itulah kesempatanku~~" Akatsuki menjatuhkan katana-nya.
Mereka semua melihat gelagat aneh Akatsuki, Akatsuki tidak menghiraukan mereka. Dia membuka jubah putih musim dinginnya, membiarkan bahu dan punggungnya terbuka.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Gakushu menahan tangan Akatsuki, "Jangan.." pintanya.
"Maaf..." Akatsuki mengecup singkat pipi Gakushu.
Akatsuki melangkah mendekati Hakuei. Itona dan Kayano sudah terhempas ke dekat anak kelas 3-E.
"Hahaha... Kau pikir kau bisa mengalahkanku? Memangnya apa yang kau punya untuk mengalahkanku?" ujar Hakuei.
"Bagaimana kalau kita negosiasi dulu. Jika kau tidak membunuh keluarga Asano dan ayahku, aku tidak akan menikah dengan Shuu. Setuju?" Akatsuki mengetatkan sarung tangannya.