Train to Kyoto

370 47 16
                                        

A/N: chapter ini bukan seperti Train to Busan ya......


Sekarang sudah jam 11, Nagisa datang ke kediaman Akabane dengan membawa dua orang gadis yang amat sangat dekat, yaitu Okuda Manami dan Kayano Kaede atau lebih tepatnya Yukimura Akari. Nagisa menekan bel rumah itu, si kembar Akabane keluar dan si lelaki langsung mengunci pintu sedangkan si perempuan sibuk mengamankan makanannya agar tidak jatuh.

"Yu-YUKI-CHAN??" Kayano nampak terkejut.

"Yo, Akari-chan~~~" Akatsuki menanggapinya santai.

"A-aku tidak tahu kalau kau yang dikatakan kakaknya Karma."

"Hee, kami ini kembar lho~~" ujar Karma.

Mereka berjalan ke luar area rumah yang cukup mewah itu. "Kita menjemput temanku dulu ya.. lagipula rumahnya searah dengan stasiun," pinta Akatsuki.

"Kalian jangan terkejut  ya..." kata Nagisa pelan agar tidak terdengar oleh Akatsuki yang sudah agak jauh di depan mereka.

Mereka pun sampai di depan kediaman keluarga Asano, dengan riangnya Akatsuki menekan bel rumah Asano. Gakushuu keluar dengan tas ranselnya dan menunci pintu.

"Semua sudah kau kunci?" tanya Akatsuki.

"Sudah," jawab Gakushuu.

"Jendela?"

"Sudah."

"Kompor tidak ada yang menyala kan? Semua lampu sudah dimatikan? Air keran juga sudah dimatikan?"

"Semua sudah Yuki... ini bukan kali pertama aku keluar rumah," Gakushuu mengelus kepala Akatsuki.

Okuda, Kayano dan Nagisa hanya speechless melihat adegan di depan mereka, bagaimana tidak.. Gakushuu yang mereka kenal sebagai orang yang ketus dan selalu bermuka masam sangat berbeda dengan Gakushuu yang ada di depan mereka.

"Wah, wah, wah.... berubah hanya karna seorang wanita, hee?" akhirnya hanya Karma yang berani mengganggu dua insan itu.

"Urusai.... ne Shiota-kun, tak masalah kan aku ikut?" Gakushuu menatap Nagisa.

"Kurasa tidak masalah karna Karma juga setuju."

"Yosh..... ayo kita berangkat~~" ujar Akatsuki sambil menggandeng tangan Gakushuu dan Karma. Nagisa, Okuda dan Kayano hanya mengikuti mereka dari belakang.

Setelah sampai di stasiun, mereka langsung membeli tiket menuju Kyoto. Kereta pun datang, mereka berenam masuk dan memilih tempat yang bisa memuat mereka berenam. Untuk mengantisipasi pertengkaran Karma dan Gakushuu, Akatsuki duduk di antara mereka berdua.

"Jadi.... Yuki-chan, kenapa bisa kau jadi kakaknya Karma?"

"Hee... kau tidak tahu ya, Akari-chan... sejak di kandungan juga kami sudah bersama tahu... aku lahir tiga puluh menit lebih dulu dari Karma."

"Tidak bukan itu maksudku tapi.... KENAPA SELAMA INI AKU TIDAK TAHU NAMA ASLIMU??"

"Tehe.... kau tidak pernah bertanya~~"

"APA!? KITA INI SUDAH BERTEMAN SEJAK SEBELUM MASUK SMP! SUDAH LEBIH DARI EMPAT TAHUN TAHU!!"

"Apa kau berpikir aku ini temanmu? Dengar Akari, di dunia entertainment hal seperti ini sudah biasa kan? Lagipula sejak dulu kita hanya berteman karna kita berada dalam satu agensi, kau sebagai aktris dan aku sebagai aktris sekaligus penyanyi. Tidak ada kata teman di antara kita."

"Akabane-san.." Nagisa tak percaya dengan perkataanmu, begitu pula dengan yang lain.

"Ka-kau.. tidak serius kan?" Kayano nampak sedikit shock.

Me Gustas Tu (Asano x OC)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang