"sayang kamu masih belum sembuh ayok pergi dan istirahat,bunda tidak mau kamu sakit"dongjun mengangkat kepalanya dan melihat dongsheng dengan mata yang memerah
"Tapi bunda belum menjawab pertanyaan aku"
Dongsheng melindungi kepala dongjun dengan kedua tangannya agar dongjun tidak terkena hujan
"Bunda, apa bunda baik baik saja,apa bunda tidak merasakan sakit,bunda aku, aku sakit bunda dari awal aku tahu ayah sangat membenciku. Aku tidak tau aku salah apa, apa bunda tau kesalahan aku?"
Dongsheng memeluk dongjun dengan erat
"Tidak, dongjun tidak salah, Dongjun putra bunda yang paling baik Dongjun tidak pernah salah, dongjun ini semua ujian, ujian dari tuhan dan kita harus lalui ini bersama sama,bunda akan selalu bersama dongjun kita akan melawan semua orang jahat bersama sama"
"Tapi dongjun masih kecil,masih belum kuat untuk melawan orang jahat bunda"ucap Dongjun dengan tampang polosnya
Dongsheng tersenyum dan mengelus kepala dongjun lembut
"Sayang kamu tidak perlu melawan orang jahat itu, cukup berdiri di samping bunda,dan bunda akan melawan orang jahat itu untuk dongjun"
Dongjun mengedipkan matanya lalu menggeleng
"Gak,gak mau nanti bunda sakit bunda tidak boleh melawan orang jahat itu"
"Hmm baiklah baiklah sekarang dongjun ganti baju dulu disini masih hujan ayok bunda bantu"
"Baik bunda"lalu mereka berdua pergi ke ruangan dongjun
***
"Ibu tidak habis pikir dengan kamu,ibu tidak tau kau ini sebenarnya anak aku atau tidak, kenapa kau begitu tega kepada istrimu haaa"
"Kau tau ayahmu saja tidak pernah menduakan aku"
"Itu karna ayah mencintai ibu"
"DIAM KAU, kau tidak tau chen wanita yang akan kau nikahi ini hanya pelacur, wanita murahan, perebut"
"IBU"
"wah lihat siapa ini? Apakah ini kau chen?. Kau berani membentak ibu hanya demi wanita gatel ini?"
"Ibu aku tidak bermaksud_"ibu suri langsung memotong ucapan chen
"Cukup,dengar ini chen, mulai detik ini saya tidak akan peduli lagi sama kamu, mulai sekarang anak saya hanyalah dongsheng kamu hanya orang asing bagi saya sekarang. Sudah cukup selama ini saya menasehati kamu, tapi ingat saya tidak akan membuat wanita gatel itu tenang di istanah ini"
Ucap ibu suri. Lalu ibu suri pergi meninggalkan chen dan wanita gatel itu:)
"Yang mulia kamu tidak apa apa?"ucap sing sambil merangkul chen
"Aku tidak apa apa"
"Jadi kapan acara pernikahan kita yang mulia"
Chen melihat zing dengan pandangan tidak suka
"Kau tidak lihat situasi zing, kau tadi kan sudah lihat ibuku marah bodoh,jika kau tidak sabaran seperti ini aku tidak akan menikahi kamu. Ingat aku tidak pernah mencintai kamu jangan besar kepala awas aku mau pergi"
Zing mengepal kan tangannya
"Arghh sialan, karena wanita tua itu chen marah padaku, awas saja akan aku bunuh juga itu wanita bau tanah, sialan aku harus cepat menjauh kan dongsheng dari chen, dongsheng harus mati maka setatus aku akan aman. Oh ya jangan lupakan pangeran cilik itu , cepat atau lambat kau akan hancur dongsheng, HANCUR KAU AKAN HANCUR DI TANGANKU TIDAK AKAN AKU BIARKAN KAU BAHAGIA HAHAHA HANYA AKU YANG PANTAS JADI RATU HANYA AKU"
zing pergi meninggal kan aula dan pergi menghampiri chen, mungkin mencoba untuk menggodanya biasa wanita gatel ehehe:)
Hai guys aku kembali:)
Kangen aku gak
Ada yang nungguin cerita aku ini gak?
Atau kalian dah pada bosan ni baca cerita aku hehehe
Jangan lupa tinggalin jejak ya bosku:)
KAMU SEDANG MEMBACA
dunia apa ini?(End)
Fantasíawusin adalah gdis di masa moderen dia tumbuh menjdi gadis cantik dan memiliki sahabat.dia gadis yg sangat populer banyak sekali kaum adam yg terpikat olehnya dan tentusaja para kaum hawa merasa iri.sifat wusin adalah jutek dia juga hebat dalam bela...
