--Persiapan--
Sudah memasuki hari kedua para member NCT 127, berada di Pulau Jeju. Hari ini mereka akan menghabiskan waktu dengan bersantai-santai. Johnny, Jungwoo, Taeil, Doyoung, Mark, Yuta dan Haechan, pamit kepada kedua orang tua Lia untuk kembali ke penginapan. Mereka harus bergegas untuk mengerjakan sesuatu hal yang sangat penting.
Sedangkan Jaehyun sama Taeyong nanti juga bakal balik, kok. Tapi sebelum itu, mereka milih untuk sarapan di rumah Lia, dulu.
"Lisa sekolah?" tanya Taeyong yang udah duduk anteng di meja makan--melihat Lia yang sibuk mempersiapkan sarapan untuknya dan Jaehyun.
Taeyong bingung aja soalnya rumah Lia jadi kelihatan sepi. Orang tuanya pergi bekerja setelah Johnny dkk pamit pulang.
"Iya, ntar, jam dua-an baru pulang." jawab Lia.
Taeyong ngangguk-ngangguk sambil minum air putih di gelas miliknya.
"Nanti jangan lupa datang, Li."
Itu bukan suara Taeyong, melainkan suara Jaehyun. Kayaknya nanti malam adalah acara yang begitu berarti, deh, bagi mereka sampai entah berapa kali Lia diingatkan agar tidak lupa datang.
"Emang itu acara apaan, sih, Jaehyun Oppa?"
Jaehyun sama Taeyong saling pandang. "I-itu.. acara semacam penghargaan, gitu. Kita pengen lo datang karena Soyeon juga bakalan datang. Nanti gue sama Soyeon, lo sama Taeyong."
Lia melihat Taeyong dengan kedua mata menyipit. Entah mengapa, Lia kayak ngerasa ada sesuatu yang disembunyikan.
"Kalian gak nyembunyiin sesuatu, kan?"
"Sesuatu apa?"
Bahu Lia bergedik. "Gak tau, mungkin, aja, kalian lagi nyembunyiin sesuatu."
"Ya, enggaklah, Lia. Emang kita mau nyembunyiin apaan, sih? Pokoknya jangan lupa datang. Pakai baju bagus!"
Kini gantian, Lia sama Taeyong saling pandang ngebuat aura malah terasa tegang, gitu.
Tapi yaudah, Lia gak mau nanya yang macem-macem lagi. Ngelanjutin sisa kerjaannya untuk ngeletakkin nasi goreng buatannya ke atas piring. Memberikan kedua piring itu kemudian kepada kedua cowok tampannya Korea ini.
●●●
Jaehyun sama Taeyong udah balik ke penginapan. Jaehyun langsung ngebaringin tubuhnya ke kasur sedangkan Taeyong milih untuk duduk santai di balkon. Mikirin soal nanti malam yang kayaknya Taeyong harus latihan mental. Jaga-jaga mana tau Taeyong tak mendapatkan hasil yang sesuai keinginannya.
Jaehyun sama Taeyong sekamar. Mereka emang pada awalnya gak bisa dipisahin, sih, karena diantara semua member, Taeyong paling dekat sama Jaehyun. Begitu juga sebaliknya.
"Jangan dipikirin, banget, Hyung." Jaehyun keluar dari pintu kamar menuju balkon dan duduk di sebelah Taeyong.
"Gimana gak gue pikirin, gue khawatir hasilnya gak sesuai harapan." keluh Taeyong.
"Stay calm, Hyung. Gak mungkin, sih, menurut gue. Lo pasti berhasil."
"Kalau gue gagal?"
"Gak mungkin, Hyung. Gue yakin seratus persen kalau lo pasti berhasil. Percaya, deh."
Meskipun Jaehyun berucap begitu supaya ngebikin Taeyong tenang, tapi tetap aja kekhawatiran Taeyong lebih besar rasanya.

KAMU SEDANG MEMBACA
Terjebak - Taeyong ✔
FanfictionGimana, sih, rasanya kalau tiba-tiba aja, kita bisa saling kenal sama idola kesukaan kita? Padahal sebelumnya, gak pernah sekali pun muncul di pikiran untuk bisa kenal apalagi sekedar ngobrol dan ngumpul bareng. Itulah yang dirasakan Lia ketika bert...