Happy 100k views PubG!!♥♥♥
Sebagai bentuk terimakasih sama readers setia aku kasih bonus chapter lagi tapi kali ini spesial kilas balik yaa hehe.
Kenapa gak lanjutin part bonchap kemarin aja yang Taehyung mau lamar Alina?
Lanjut kok, baca aja sampe abis wkwk.
Happy reading!
♡♡♡
-Alina
Dipikir-pikir dari awal kita belum pernah bahas gimana awal dari semua ini.
Benar 'kan?
Iya, si Tata gak pernah nyeritain detail, anaknya emang mageran. Capek duduk terus mau rebahan aja dia mager, bisa tahan aja duduk dari maghrib sampe tengah malem, tapi ngeluh capek duduk, tapi mager buat rebahan.
Yaudah sih kenapa jadi bahas Authornya kan tadi mau bahas hubunganku sama Taehyung, awal kita ketemu dan sebelum cinta ini bermekaran. Ea.
Kilas balik, aku adalah anak baru di Universitas Jakarta. Baru hari pertama ospek, dan baru punya temen satu yaitu Nara, dia sahabat dari SMA masuk Univ yang sama.
Dan dihari itu juga, hari pertama aku ketemu Taehyung dengan kesan tidak mengesankan sama sekali.
Gak bisa dibilang gitu juga sih, soalnya aku cuma malu aja hari pertama aku nyasar salah masuk gedung fakultas. Iya, aku nyasar ke fakultas teknik dan waktu itu ada Taehyung yang liat.
"Anak FE?" Tanyanya dengan pakaian kurang lebih sama denganku, dan aku langsung bisa menebak kalau dia juga MABA di kampus ini.
"Kok tau?" Aku balik bertanya dengan heran. Karena perasaan tidak ada yang membedakan pakaian MABA setiap jurusan, kami sama-sama memakai bawahan hitam dengan kemeja putih.
"Gelang lo." tunjukknya menggunakan dagu. Aku langsung tersadar dan melihat pada gelang yang aku terima saat mendaftarkan diri sebelum acara pembukaan tadi pagi dimulai.
Ah... benar juga.
Setiap jurusan disimbolkan dengan warna gelang yang berbeda. Dan fakultasku mendapat gelang berwarna biru muda sedangkan fakultasnya berwarna hijau tua.
"Kok bisa nyampe sini?" Dia bertanya lagi kali ini dengan kening berkerut.
"Enggak tau juga...tadi istirahat makan siang terus ijin ke toilet pas mau balik malah kesini." ujarku kemudian menghela, merasa menyesal tidak menerima tawaran Nara untuk menemaniku.
Entah aku yang salah lihat, saat itu dia terkekeh kecil. Dan aku bersumpah itu adalah detik-detik pertama kali aku menyadari dia ganteng pakai banget.
Mimpi apa aku ketemu dia disaat nyasar begini.
"Mau gue anter gak?"
"Hah? Kemana?"
"Ke fakultas lo lah, masa mau masuk ke aula fakultas gue?" Dia nyolot gitu, aku jadi mendesis
"Emang lo tau?"
"Tau." katanya
"Emangnya lo lagi gak ada tugas atau kesibukan apa gitu?"
KAMU SEDANG MEMBACA
PubG-kth ✔
Fiksi Penggemar[Gbf series 1, Complete ✔] "Pacar lo pemain PubG? Waktu dia lagi main, lo telpon dia. Kalau dia gak marah, pertahanin!!" _ "Gak marah pala lu botak, gue sampe dibentak jing!" Ini cerita Alina Lee yang sangat ingin memusnahkan game dari bumi. (Masih...
