chap 11

4.3K 395 91
                                        


Yooo....

Mimi datang loh ini...gak jadi senin Mimi up nya...udah kangen banget soalnya..

Ehehehehe

Lalu...

Cerita Mimi pasaran???

Mimi akui, harap maklum.. imajinasi Mimi yang super biasa ini...eheheheh

Langsung aja ya...

*****

Terlihat Jimin sangat semangat pagi ini. Mungkin karena sudah berbicara panjang lebar dengan sang bunda,atau memang karena hari yang cerah. Entahlah.

Setelah ia selesai sarapan, Jimin mengambil bekal yang sudah dipersiapkan sang bunda kesayangan.

Baru saja membuka pintu rumah, ternyata sang sahabat baru saja ingin mengetuk pintu

"Taetae..kau sudah sarapan???" Tanya Jimin

"Sudah..Kita berangkat sekarang, aku ada rapat di kantor..."

"Oke..kajja..."Jimin pamitan pada samg bunda dan masuk kedalam mobil si sahabat tampannya.

"Oh iya tae,semalam aku lupa nanya.."

"Apaan...???" Tanya Taehyung.

"Siapa nama yeoja itu????" Taehyung menatap Jimin sesaat, lalu kembali menatap lurus kedepan.

"Kau akan tau nanti, Jim...karena dia ada diperusahaan yang sama denganmu..."

"Hah??? Oh ayolah tae...kasih tau aku...kalau seperti ini, aku semakin penasaran..katakan padaku, siapa namanya...?? Apa aku mengenalnya???" Jimin semakin heboh..

"Jimin...ada waktunya, karena baik aku dan dia belum pernah berbicara langsung. Kami masih orang asing. Nanti, kalau aku sudah siap. Aku akan katakan padamu dan ya..kau mengenalnya, dan dia juga mengenalmu.." jawab Taehyung.

"Tae..kau gak asik, aku hanya ingin tau siapa calon kakak iparku itu.." rajuk Jimin

"Aku janji, kau akan mejadi orang pertama yang aku kenalkan padanya..tapi nanti..oke" mau tak mau Jimin mengangguk walau anggukan malas.

Ckittt...

Jimin keluar dari mobil Taehyung, dan diikuti oleh namja kim itu.

"Bekerja yang rajin..jangan suka gosip..oke" Taehyung menjawil hidung Jimin gemas.

"Plis tae..aku tak suka gosip ya..jangan asal ngomong..ck.."

"Kkkk..kau merengut seperti itu, ingin aku culik ya..hah???"

"Dih.. maaf ya..gak minat tuh jadi korban penculikan dirimu...culik aja yang lain.."

"Ahahahah...sudah ya..aku takut telat rapat, kau tau.. klien kami kali ini..sangat perfeksionis..di baru tiba dari Kanada..."

"Em.. baiklah, semoga berhasil.. Taetae..."Jimin mengepalkan dua tangannya memberikan semangat pada sang Sahabat tercinta. Taehyung tersenyum lebar, lalu mengusak rambut Jimin  gemas dan berakhir dengan mengecup kening Jimin dengan sayang.

"Kau pun semangat oke..kita harus sama-sama sukses.." ujar Taehyung.

"Ekhem..." Keduanya menoleh dan terlihat atasan jimin beserta sekretaris nya baru saja keluar dari mobil.

"Selamat pagi, Jungkook-ssi..nona Min" sapa Taehyung dengan sopan.

"Selamat pagi juga, Taehyung-ssi.. mengantar nona Park???" Jungkook menatap keduanya dengan lekat.

"Ya.. seperti yang anda lihat..." Taehyung menoleh kearah Jimin lagi

"Aku pergi ya...nanti sore aku jemput, bye jim..." Jimin mengangguk. Taehyung mencubit pipi Jimin lalu membungkuk sopan pada atasan jimin, dan tak lama mobil Taehyung menghilang dijalan raya.

kepercayaan..Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang